Selasa, 7 April 2026

Ban Kempis, Perampok Gasak Rp 150 Juta

Kawanan perampok bersepeda motor menggasak tas berisi uang Rp 150 juta yang disimpan di dalam mobil Toyota Kijang yang ditumpangi Khorida (29), warga Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Bogor, Wartakotalive.com

Kawanan perampok bersepeda motor menggasak tas berisi uang Rp 150 juta yang disimpan di dalam mobil Toyota Kijang yang ditumpangi Khorida (29), warga Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Aksi perampokan dengan modus ban kempis itu terjadi di depan minimarket Alfamart, tepatnya di tanjakan Sariwangi, Raya Mayor Oking, Kampung Keranggan RT01/01, Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten bogor, Jumat (14/9) siang sekitar pukul 11.00.

Diduga pelaku sudah membuntuti mobil korban sejak keluar dari Bank BCA KCP Graha Cibinong. Uang sebanyak itu rencananya akan dibayarkan untuk pembayaran pajak apartemen di Jakarta. Kasus perampokan itu dilaporkan korban ke Polsek Citeureup.

Ditemui saat membuat laporan polisi di Kantor Polsek Citeureup, Rida—sapaan akrab Khorida—menjelaskan siang itu dia naik mobil Kijang nopol B 1474 BX bersama Sambodo (47), sopir, dan Oki Achmad, adik Rida.

Saat melintasi tanjakan Sariwangi, Rida dikejutkan dengan teriakan seorang pengendara motor dari sebelah kiri yang memberitahukan kalau ban mobil belakang kempis. "Yang ngasih tahu naik motor, berboncengan," kata wanita berjilbab ini.

Oleh karena ban mobil diketahui bocor, Sambodo kemudian memberhentikan mobil persis di depan Alfamart.

Sambodo lalu turun dari mobil untuk memeriksa ban, sedang Rida dan adiknya masih di dalam mobil. Saat sopir yang baru dua minggu bekerja dengan Rida itu akan mengganti ban belakang sebelah kiri, Rida turun untuk membeli minuman ringan di Alfamart.

"Saya dibantu adiknya Bu Rida ganti ban. Tapi, sebelum ganti ban, saya masih sempat kunci pintu depan. Sampai, tiba-tiba beberapa orang memberitahukan ada orang yang mengambil tas isi uang punya ibu," kata Sambodo.

Kaget dengan informasi itu, Sambodo lalu berlari ke pintu depan dan mendapati pintu tersebut sudah terbuka. Alangkah kagetnya Sambodo ketika mengetahui tas yang disimpan di bawah kursi tengah sudah raib. "Kalau tas yang satu lagi masih dipegang sama adik ibu Rida," katanya.

Biasanya dikawal

Sambodo mengaku tidak merasa ada yang mengikuti mereka sejak keluar dari Bank BCA. Selama ini, kata pria warga Bojonggede ini, setiap mengambil uang di bank, selalu dikawal anggota TNI.

"Tapi, pas kali ini emang enggak dikawal. Kayaknya, perampoknya sudah membuntuti sejak dari bank," ujarnya.

Polisi yang mendapat laporan kejadian itu langsung menuju ke lokasi kejadian. Saat diperiksa, terdapat kerusakan di list karet kaca pintu kanan depan. Diduga, pelaku membuka pintu dengan merusak karet kaca.

Kapolsek Citeureup Kompol Indra Gunawan, mengatakan komplotan pelaku gembos ban ini diduga beraksi dengan membuntuti korban mulai dari Bank BCA. "Mereka biasanya beraksi tidak berdua, tapi berkelompok," ujar Indra Gunawan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved