Pencurian
VIDEO: Pria Ini Dirikan Sindikat Curanmor setelah Warung Sotonya Bangkrut
Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk dua pelaku anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor yang kerap beraksi di wilayah Bekasi
Penulis: Budi Sam Law Malau |
SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk dua pelaku anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor yang kerap beraksi di wilayah Bekasi dan Bogor.
Kedua pelaku adalah Juki (39) alias Z dan Rudi (26) alias RG.
Keduanya dibekuk di rumah kontrakan mereka di wilayah Bekasi, Jawa Barat, 24 Juni 2019 lalu.
Selain keduanya, polisi masih memburu tiga anggota sindikat mereka lainnya yang kini masih buron.
• Presiden Jokowi Akhirnya Ungkap RAHASIA Tampil Bugar Penuh Vitalitas, Dia Tunjukkan Cangkir Blirik
• Ramalan Zodiak Rabu 24 Juli 2019 Virgo Bawa Berkah, Cancer Butuh Introspeksi, Leo Lagi Semangat Nih!
• AC Milan Sepakat Datangkan Angel Correa, Pemain Atletico Madrid ini Akan Jadi Striker Bayangan Milan

Menurtut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, dalam setiap aksinya mereka menyasar sepeda motor yang diparkir di luar pagar rumah, di parkiran ruko atau di halaman minimarket.
"Untuk kedua pelaku ini yang berperan sebagai pemetik dan pilot atau pengawas, setiap beraksi, masing-masing selalu membawa senjata api air softgun untuk menakuti korban jika terpergok," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/7/2019).
Mereka kata Argo kerap beraksi di malam hari dan hanya di wilayah Bekasi dan Bogor.
Aksi terakhir mereka kata Argo dilakukan di Ruko di Jalan Jatiasih, Kelurahan Jati Rasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat serta di Jalan Kampung Poncol, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi,
Jawa Barat, pada pertengahan Juni 2019 lalu.

"Dari laporan korban, penyidik akhirnya membekuk keduanya di kontrakan mereka di Bekasi. Kami kini memburu tiga pelaku lainnya, anggota sindikat mereka" kata Argo.
Dari tangan keduanya kata Argo disita sejumlah barang bukti dua senjata api air softgun lengkap dengan tiga gas magazine dan peluru gotri, dua sepeda motor Yamaha NMAX dan Yamaha Fino, kunci letter T dan Letter L serta mata kunci, senjata tajam celurit serta beberapa HP dan lainnya.
Argo menjelaskan dari pengakuannya Juki alias Z ini awalnya berjualan soto di Bekasi saat pertama kali datang ke Jakarta dari kampung halamannya di Jawa Tengah.
"Namun pada akhirnya, warung Soto tersangka Juki ini bangkrut karena tidak ada pembeli," kata Argo.
Tersangka katanya kemudian memulangkan anak istrinya ke kampung.
"Juki lalu bertemu Rudi alias RG yang bekerja sebagai kuli bangunan.
Keduanya kemudian saling curhat tentang kondisi ekonomi mereka," kata Argo.