Pilpres 2019

Soal Dalang Kerusuhan Aksi 22 Mei 2019, Begini Penjelasan Adian Napitupulu

Politikus PDI-P, Adian Napitulu tanggapi kerusuhan aksi 22 Mei 2019. Adian Napitupulu apresiasi ke TNI dan Polri solid jaga Jakarta.

Editor: PanjiBaskhara
Kompas.com
Caleg PDI-P terpilih 2014-2019, Adian Napitupulu 

SEORANG Politikus PDI-P, Adian Napitupulu bicara soal kerusuhan aksi 22 Mei 2019.

WartaKotaLive melansir Tribunnews.com, Adian Napitupulu apresiasi ke TNI dan Polri.

Dalam aksi kerusuhan 22 Mei 2019, Adian Napitupulu sebut TNI-Polri solid jaga Jakarta.

Bahkan, bahu membahu selama berhari hari menjaga Jakarta dari kerusuhan yang mungkin saja berpotensi meluas pada tanggal 22 Mei 2019 yang lalu.

Rano Karno: Persoalan Emosi Sarah van Heus dan Zaenab Belum Selesai di Si Doel The Movie 2!

Penggarapan Soundtrack dan Scoring Music Si Doel The Movie 2 Dilakukan Purwatjaraka Sampai Praha

Berkaca dari Sikap Megawati di Pilpres 2009,Mahfud MD Analisa Sikap Prabowo Usai Putusan MK

"Dari berbagai pernyataan polisi serta pemberitaan berbagai media terlihat jelas bahwa kerusuhan 22 Mei sulit untuk dikatakan sebagai peristiwa yang terjadi secara spontan," ujar Adian Napitupulu dalam keterangan persnya, Senin (27/5/2019).

Adian mengatakan siapapun tahu bahwa tidak mudah untuk menjaga stamina massa dalam kerusuhan yang berlangsung dalam durasi sangat lama dan tersebar di beberapa titik lokasi seperti Bawaslu, Tanah Abang juga Slipi.

5 Merek Smartphone dengan Harga Rp 3 Juta Hingga Rp 5 Juta, Anda Pilih yang Mana?

"Yang sangat menyedihkan dan membuat kemanusiaan kita serasa digugat oleh hati nurani adalah karena massa yang tampak di berbagai pemberitaan dan video yang beredar, banyak diantaranya yang masih berusia belasan, termasuk beberapa korban jiwa juga masih berusia muda," ujar Adian.

Dia mengatakan bahwa ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh Polisi untuk mengusut siapa dalang kerusuhan tersebut.

Kericuhan peserta aksi unjuk rasa terus terjadi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) malam.
Kericuhan peserta aksi unjuk rasa terus terjadi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) malam. (Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha)

Antara lain melalui pengakuan ratusan orang yang di tangkap di lapangan, bukti bukti dilapangan, rekaman video, rekaman cctv, aliran dana, kendaraan pengangkut dan sebagainya.

"Dengan teknologi dan sumber daya yang di miliki tentunya Polisi mampu mengumpulkan semua bukti bukti itu," ujar Adian.

Jelang Libur Lebaran, Simak Penjelasan Analisis Pasar Modal

"Menurut saya, yang sulit bukanlah mengumpulkan bukti bukti melainkan keberanian polisi untuk mengungkap siapa dalang sesungguhnya," dia menambahkan.

Dijelaskan untuk mengusut dan mengumpulkan bukti-bukti di butuhkan teknologi, pengetahuan, kecermatan dan sumber daya manusia, tetapi untuk mengungkap siapa dalangnya maka yang dibutuhkan adalah keberanian luar biasa.

Para perusuh memprovokasi polisi yang berjaga di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).
Para perusuh memprovokasi polisi yang berjaga di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). (Warta Kota/Alex Suban)

"Saya sangat berharap Polisi memiliki keberanian untuk mengungkap dalang kerusuhan tersebut," ujarnya.

"Pengungkapan itu sungguh menjadi sangat penting dan berharga bagi perjalanan bangsa ini ke depan untuk mencegah berulang nya peristiwa yang sama di kemudian hari," Adian menambahkan.

Di sisi lain, kata dia, kecepatan Polisi untuk mengungkap siapa dalang sesungguhnya menjadi sangat penting untuk mencegah spekulasi spekulasi liar dan fitnah yang asal tuduh sana sini tanpa dasar terlebih lagi bila di tambah "gorengan" dan "bumbu" hoax dari kepentingan politik.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved