Dishub Bekasi Menyiapkan Sembilan Langkah Hadapi Arus Mudik dan Balik
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna menjelaskan, sembilan langkah yang diambil itu melibatkan instansi lain.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi menyiapkan sembilan langkah dalam menghadapi jalur mudik di jalan arteri atau jalur Pantai Utara (Pantura) di wilayah setempat.
Sembilan langkah itu diambil agar pemudik terutama agar pengendara motor nyaman melintasi jalur setempat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna menjelaskan, sembilan langkah yang diambil itu melibatkan instansi lain.
Di antaranya Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Kementerian Perhubungan hingga PT Waskita Karya selaku pihak yang membangun Tol Jakarta-Cikampek Elevated.
"Koordinasi dengan instansi lain sangat diperlukan karena mereka memiliki kewenangannya masing-masing dalam menghadapi persiapan mudik dan arus balik Lebaran," kata Yana pada Kamis (23/5/2019).
• GT Cikarang Utama Pindah Diikuti dengan Daftar Pemberlakuan Tarif Baru Tol Jakarta Cikampek
Pada tahap pertama, kata Yana, pihaknya akan mengoptimalisasi apill atau alat pemberi isyarat lalu lintas di sepanjang lintasan Pantura. Kedua, pihaknya menutup putaran balik atau u-turn ilegal dengan kerucut lalu lintas dan barrier.
"Ketiga, kami menempatkan personel pada lokasi yang rawan kemacetan seperti di Jalur Pantura dan Kalimalang. Ada 130 personel yang kita kerahkan untuk jalur ini," ujarnya.
Selanjutnya, langkah keempat memasang rambu petunjuk arah portable agar pemudik lebih mudah mengakses arah tujuannya.
Kelima berkoordinasi dengan Polrestro Bekasi secara berkala melaksanakan patroli kendaraab sepanjang jalur Pantura dan Kalimalang untuk mencegah adanya parkir tepi jalan.
"Langkah keenam berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta PT Waskita Karya untuk sementara memberhentikan pekerjaan fisik pemasangan girder dan sebagainya di exit tol Cibitung selama arus mudik dan balik lebaran," imbuhnya.
Kemudian langkah ketujuh berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dalam penempatan personel kesehatan dan ambulans di pos-pos yang dianggap rawan
"Langkah ke delapan berkoordinasi dengan Dishub Provinsi Jawa Barat untuk melaksanakan uji urin kepada awak angkutan umum di terminal," jelasnya.
Langkah terakhir, melaksanakan uji petik laik jalan kepada angkutan umum yang digunakan untuk arus mudik dan balik.
"Pada Jumat (24/5/2019) sore akan dilaksanakan rapat Forlantas di Hotel Grand Cikarang untuk mensinergikan langkah-langkah dimaksud," ungkapnya.
• Jemaah Masjid Az-Zikra Berzikir Sambil Terisak Jelang Kedatangan Jenazah Ustaz Arifin Ilham
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pemudik-kalimalang_20180613_034348.jpg)