Ada 45 Adegan Kasus Pembunuhan Sulastri di Apertemen Habitat, Mulai Kencan Hingga Hubungan Badan

Terdapat 45 adegan mulai dari pelaku memasuki apartemen, berhubungan badan, merampok perhiasan dan uang tunai, hingga menghabisi nyawa korban.

Ada 45 Adegan Kasus Pembunuhan Sulastri di Apertemen Habitat, Mulai Kencan Hingga Hubungan Badan
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Rekonstruksi pembunuhan di Apartemen Habitat, Jumat (17/5). 

 Kepolisian sektor Kelapa Dua menggelar rekonstruksi pembunuhan Sulastri alias Tari (21) di tempat kejadian Apartemen Habitat, Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/5/2019).

Jasad Tari ditemukan tidak bernyawa di atas tempat tidurnya dengan posisi tanpa busana serta posisi tangan, kaki, dan leher yang terikat pada Sabtu, 11 Mei 2019 silam.

Pelaku, Agus Susanto (37) sudah janji bertemu dengan korban untuk melakukan kencan di kamar korban dengan harga yang sudah disepakati.

BREAKING NEWS:Wanita Dibunuh setelah Layani Tamu di Apartemen, 5 Fakta Tanpa Busana sampai Tarif

KRONOLOGI Lengkap Pembunuhan Wanita di Apartemen Habitat Tangerang, Begini Niat Busuk Pelaku

Bukan Hanya Wanita Beneran, Waria Juga Jajakan Diri di Apartemen Modernland. Pakai Wajah Orang Lain

Dalam rekonstruksi ini, terdapat 45 adegan mulai dari pelaku memasuki apartemen, berhubungan badan, merampok perhiasan dan uang tunai, hingga menghabisi nyawa korban.

"Sama-sama tadi kita saksikan kejadian atau tindak pidana 338 junto 340 junto 365 ayat 3 KUHP, alhamdulillah semua lancar 45 adegan," kata Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Efendi seusai rekonstruksi.

Pelaku dan korban sepakat untuk kencan dengan tarif Rp 400.000. Mereka bertemu melalui aplikasi pesan singkat WeChat.

Polisi saat olah TKP penemuan wanita panggilan yang tewas tanpa busana di Apartemen Habitat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/5) malam.
Polisi saat olah TKP penemuan wanita panggilan yang tewas tanpa busana di Apartemen Habitat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/5) malam. (Wartakotalive.com/Andika Panduwinata)

Dari chating yang sudah diselidiki oleh kepolisian, pelaku ternyata mengetahui bahwa korban memiliki berang berharga. Hal itu yang membuat polisi semakin yakin pelaku sudah memiliki niat merampok korban.

"Dalam chating dia melihat ada perhiasan korban, dan juga dia hanya membawa 50 ribu rupiah, tidak sesuai kesepakatan, itu niat jahat sudah sangat jelas," jelas Efendi.

SIMAK! 7 Fakta Seorang Siswa SMA Tak Diluluskan Kepala Sekolah Gara-Gara Protes di Facebook

Dari keterangan seorang satpam Apartemen Habitat, Dedi Irawan, saat pertama kali ditemukan dengan posisi tidak wajar, teman-teman tetangga korban segera berkumpul di kamar apartemen korban dan berduka.

"Pas saya dateng sudah diselimutin sama pacarnya, 
ada yang nangis-nangis teman cewenya," kata Dedi.

Halaman
12
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved