Film

From Zero to Hero, Kisah Perjalanan Band Religi Sabyan Gambus Diangkat ke Layar Lebar

Para personel band religi Sabyan Gambus tidak menyangka, perjalanan bermusik mereka diangkat ke layar lebar dengan judul 'Sabyan Mengejar Mimpi'.

From Zero to Hero, Kisah Perjalanan Band Religi Sabyan Gambus Diangkat ke Layar Lebar
Antara Foto/Agung Rajasa
Vokalis Sabyan Gambus Nissa Sabyan saat menghibur ribuan santri saat Puncak perayaan Hari Santri Nasional 2018 di lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/10/2018). Acara yang dihadiri santri dari berbagai daerah tersebut dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ke-3. . 

Di pertengahan Ramadan, rumah produksi Millenial Pictures mengenalkan poster dan trailer film Sabyan Mengejar Mimpi.

Film yang dibintangi para personil Sabyan itu menceritakan kisah perjalanan karir band religi yang sedang naik daun, Sabyan Gambus.

Sabyan Gambus
Sabyan Gambus (Warta Kota)

Amin Ishaq, sutradara Sabyan Mengejar Mimpi, mengatakan, film ini mengisahkan perjuangan Ayus, Nissa dan teman teman Sabyan dalam menggapai mimpi.

"Tanpa disadari, mereka mulai terkenal setelah mengunggah video sederhana di media YouTube," kata Amin Ishaq berbincang di Bioskop CGV, Mal Grand Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019).

Diunggah Kekasihnya, Video Vanessa Angel Nyanyi Lalu Nisa Sabyan di Rutan Medaeng Jadi Viral

Nissa Sabyan Hingga Perceraian Ahok Jadi Trending Pencarian Google Sepanjang 2018

Para personel Sabyan tidak menduga, video yang diunggahnya di YouTube itu disukai banyak orang.

Sejak saat itu Sabyan mulai memiliki banyak penggemar.

Bahkan sampai muncul penggemar fanatik, seperti Ndut Kece yang selalu hadir dimanapun Sabyan tampil bernyanyi.

Grup musik Sabyan Gambus membuat sebuah konser yang bertajuk 'Konser Indonesia Sejuk' di Alianz Ecopark Ancol, Jakarta Utara, pada 3 November 2018.
Grup musik Sabyan Gambus membuat sebuah konser yang bertajuk 'Konser Indonesia Sejuk' di Alianz Ecopark Ancol, Jakarta Utara, pada 3 November 2018. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Ada pula Bilal yang memiliki keterbatasan fisik dan hanya mampu melihat idolanya di dunia maya.

Namun semua berawal dari cinta mereka pada Sabyan.

Cinta mereka pada musik yang dimainkan Ayus, Nissa dan teman temannya, yang membawakan lagu-lagu Sabyan dengan caranya hingga menjadi ikon baru panutan anak muda.

Catherine Keng: Industri Film Indonesia Sedang Berbahagia Seperti Orang Sedang Berbulan Madu

Siapkan Trailer Bagus dan Berkesan Supaya Film Baru Bisa Cepat Ditayangkan di Bioskop Indonesia

Halaman
12
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved