Ada 3 Jenis Subsektor Start Up Punya Potensi Tahun Ini

Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf Indonesia menyebutkan jenis subsektor start up atau perusahaan rintisan yang memiliki potensi tinggi tahun ini.

Ada 3 Jenis Subsektor Start Up Punya Potensi Tahun Ini
pexels
Ilustrasi start up. Menurut Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf Indonesia menyebutkan jenis subsektor start up yang memiliki potensi tinggi tahun ini. 

Bekraf Indonesia menyebutkan jenis subsektor start up atau perusahaan rintisan yang memiliki potensi.

Sub sektor start up di bidang maritim, agroteknologi, dan pangan sangat potensial.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Menurut Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf Indonesia menyebutkan jenis subsektor start up atau perusahaan rintisan yang memiliki potensi tinggi tahun ini.

Syaifullah Agam, Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, mengatakan, sektor potensial tersebut tidak jauh dari pengembangan sumber daya alam.

Selama tiga tahun, Bekraf telah fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual atau HKI bagi 5.671 pelaku ekonomi kreatif.

Perubahan Terbaru YouTube, YouTube Mengukur Kualitas Konten

"Indonesia dikenal memiliki tanah yang subur dan SDA yang melimpah, maka sub sektor start up di bidang maritim, agroteknologi, dan pangan sangat potensial," kata Syaifullah kepada Kontan.co.id, Senin (15/4/2019).

Syaifullah mengatakan, sub sektor turisme dan kesehatan juga memiliki potensi yang bagus.

"Permasalahan di sektor tersebut belum bisa dipecahkan pemerintah dan membutuhkan solusi secara digital," kata Syaifullah.

Daftar Aplikasi Pengirim Pesan Jika Mendadak Server WhatsApp Down, Ada 2 Bikinan Indonesia

Sebagai contoh, kata Syaifullah, di bidang kesehatan, permasalahan antrean BPJS serta pelayanan kesehatan belum banyak dijamah oleh start up.

Sedangkan Kepala Bekraf Triawan Munaf, mengatakan, jika start up potensial tahun ini, adalah yang dapat menggali permasalahan sosial.

"Solusi dari permasalahan sosial seperti sampah, polusi, dan sampah plastik itu palinh berpotensi. Market kita ada, lihat saja angka populasi yang besar," jelas Triawan.

3 Keunggulan Produk Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur

Triawan mengatakan, start up yang mengangkat hal-hal bersifat filantropis dan merujuk pada solusi sosial tersebut, akan menemui langkah yang baik dalam perkembangan bisnisnya.

Di sisi lain, Syaifullah mengatakan, jika start up yang sudah mencapai level Unicorn atau yang sudah mencapai nilai bisnis di atas 1 miliar dollar AS, dan Decacorn, yang memiliki nilai lebih dari 10 miliar dollar AS, wajib menjadi mentor bagi start up pemula.

"Go-Jek bisa dikatakan sebagai start up yang paling potensial di Indonesia saat ini. Mereka sudah mampu berada di posisi Decacorn dan menyeimbangkan permasalahan teknikal, serta manajerial perusahaan. Nah, mereka bisa menjadi mentor bagi pemula," kata Syaifullah.

6 Perusahaan Fintech Akan Mendapatkan Suntikan Dana Segar

Tasya Kamila Kenal Reksadana Sejak SMA, untuk Biaya Pendidikan Anak-anaknya

Dunia Investasi, Aura Kasih Sudah Akrab dengan Investasi Reksadana

Berita ini sudah diuggah di Kontan.co.id dengan judul Inilah subsektor start up yang potensial menurut Bekraf

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved