Pemilu 2019

Pemungutan Suara di Malaysia Besok Tetap Digelar, Meski Kasus Surat Suara Tercoblos Bikin Heboh

KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menyebut belum ada rencana penghentian pemilu di Malaysia, seusai heboh kasus surat suara tercobl

Pemungutan Suara di Malaysia Besok Tetap Digelar, Meski Kasus Surat Suara Tercoblos Bikin Heboh
Warta Kota/Alex Suban
Karyawan percetakan PT Gramedia, berikan isyarat produk cetak sesuai standar kualitas di Palmerah, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2019). 

KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menyebut belum ada rencana penghentian pemilu di Malaysia, seusai heboh kasus surat suara tercoblos.

"Sampai saat ini belum ada rencana untuk penghentian pemungutan suara, di Kuala Lumpur terutama. Karena, Malaysia sendiri sekali lagi ada beberapa PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negeri). Jadi yang terjadi selama ini ada di bawah otoritas PPLN Kuala Lumpur," kata Ilham di Hotel Sultan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4/2019).

Saat ditanya soal bagaimana nasib pencoblosan di sana pasca-kejadian yang membuat geger ini, KPU belum bisa memutuskannya. Jawaban KPU masih belum jelas terkait hal ini.

Andi Arief Tiba-tiba Puji Jokowi, Ada Apa?

"Jadi kami belum memutuskan apa pun. Jadi mereka masih akan melaksanakan pemungutan suara. Sebab, sekali lagi bahwa kemungkinan besar surat suara yang ditemukan adalah surat suara pos. Ini sampai saat ini kita belum menyimpulkan apa pun ya, nanti kami akan pleno-kan bersama dengan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu)," paparnya.

Ilham Saputra mengungkapkan, pihaknya kesulitan menginvestigasi kasus surat suara tercoblos di Malaysia.

Ia mengaku pihaknya tak mendapatkan akses untuk melakukan pengecekan surat suara yang disebut telah dicoblos itu.

Amien Rais Ancam Lakukan People Power, Politikus Partai Nasdem: Masa Beliau Sudah Lewat

"Dari mana sebenernya surat suara itu? Kami tidak dapat akses. Padahal kalau kami dapat akses, kami bisa memastikan untuk mendapatkan," katanya.

"Kami punya alat untuk bisa memastikan surat suara itu benar diproduksi oleh KPU atau bukan. Tapi kami tidak mendapatkan akses," sambungnya.

Pihak Polis Diraja Malaysia (PDRM) tak memberi akses, lanjut Ilham, dengan alasan masih dalam tahap penyelidikan mereka.

Mengaku Keturunan Karesidenan Banyumas, Prabowo: Kapan Lagi Putra Banyumas Masuk Istana?

Meski KPU RI yang meminta, PDRM tetap tidak mengizinkan mereka melalukan pengecekan, karena masih dalam tahap penyelidikan.

Halaman
1234
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved