Mau dapat Emas dengan Gampang? Ini Cara yang Dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang

Sekda Kota Tangerang, Dadi Budaeri hadir dalam kegiatan Gold For Work dan Peresmian Bank Sampah.

Mau dapat Emas dengan Gampang? Ini Cara yang Dilakukan  Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Sekda Kota Tangerang, Dadi Budaeri saat hadir dalam kegiatan Gold For Work dan Peresmian Bank Sampah yang berlangsung di RW 05 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (7/4). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

TANGERANG, WARTAKOTALIVE.COM - Sekda Kota Tangerang, Dadi Budaeri hadir dalam kegiatan Gold For Work dan Peresmian Bank Sampah.

Acara tersebut dihelat di RW 05 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Kegiatan yang bekerja sama dengan PT Pegadaian tersebut, mengajak warga untuk menabung sampah yang telah dipilah menjadi emas.

Sebanyak 500 warga dari RW 05 Kelurahan Cipondoh Makmur, diajak untuk menabung di Bank Sampah dengan menukarkan sampah anorganik minimal senilai 53 ribu rupiah yang nantinya dapat ditukar menjadi emas.

"Saya targetkan untuk Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang punya 3.000 tabungan emas," ucap Dadi, Minggu (7/4/2019).

"Nabung sampah jadi emas. Yang tadinya jadi duit bisa dikumpulkan kemudian ditukar menjadi emas," sambungnya.

Selain itu, Dadi berharap dengan adanya Bank Sampah dapat mengurangi volume sampah di TPA Rawa Kucing dengan pemilahan mulai dari lingkungan langsung.

"Kita punya TPA yang terbatas, jadi mulai dari rumah harus kita pilah dan Bank Sampah ini solusinya. Semakin sedikit sampah yg dikirim ke TPA semakin baik," kata Dadi.

Senada dengan Dadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Engkos Zarkasyi, menjelaskan alur dari penukaran sampah nantinya akan dikoordinir langsung oleh pengurus Bank Sampah.

"Sistemnya warga membawa sampah anorganik mereka ke Bank Sampah, kemudian dipilah dan ditimbang. Setelah ditimbang, biasanya warga akan menerima uang, tapi kali ini uangnya ditabung untuk ditukar emas di kemudian hari," ujar Engkos.

"Nanti seperti tabungan biasa ada bukunya, pencatatannya jelas, dan mulai dari 53 ribu rupiah itu senilai dengan emas seberat 0,1 gram," paparnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved