Insentif Pajak LCGC Bakal Dicabut, Bakal Kena Pajak Sebesar 3 Persen

Mobil LCGC yang selama ini bebas PPnBM, adanya skema baru bakal kena PPnBM sebesar 3 persen.

Insentif Pajak LCGC Bakal Dicabut, Bakal Kena Pajak Sebesar 3 Persen
Otomania
Setelah menikmati insentif bebas pajak penjualan atas barang mewah atau PPnBM, mobil low cost green car alias LCGC bakal dikenakan PPnBM. 

Mobil LCGC yang selama ini bebas PPnBM, adanya skema baru bakal kena PPnBM sebesar 3 persen.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Setelah menikmati insentif bebas pajak penjualan atas barang mewah atau PPnBM, mobil low cost green car alias LCGC bakal dikenakan PPnBM.

Hilangnya insentif bebas pajak ini karena pemerintah akan mengubah skema PPnBM lama untuk mendorong mobil listrik di Indonesia.

Rencana hilangnya bebas PPnBM bagi kendaraan LCGC itu sudah disampaikan ke Komisi XI DPR pada Senin (11/3/2019).

Berdasarkan draf skema yang disampaikan pemerintah ke DPR, mobil LCGC yang masuk Kendaraan Bermotor Hemat energi dan Harga terjangkau (KBH2) akan dikenakan PPnBM sebesar 3 persen.

Jasa Marga Mengeluarkan Program Senin Diongkosin, Khusus Warga Bekasi

"Terkait dengan KBH2, memang kalau dia tetap menggunakan emisi seperti sekarang dan Euro 2, dia kena 3 persen," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dalam rapat konsultasi dengan Komisi XI.

Padahal dalam skema saat ini, mobil LCGC diberikan insentif oleh pemerintah dengan dibebaskan dari PPnBM atau 0 persen.

Hal ini merupakan insentif untuk mendorong industri mobil LCGC beberapa tahun lalu.

Meski mobil LCGC akan dikenakan PPnBM 3 persen, pemerintah masih membuka insentif.

Insentif yang diberikan kepada produsen mobil dengan catatan mau mengubah mesin LCGC dengan mesin yang ramah lingkungan.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved