Pengemudi Ojol Diimbau Polisi Tak Meletakkan Ponsel di Atas Speedometer Motor

Ponsel pengemudi ojek online (ojol) menjadi sasaran penjahat di jalanan Ibu Kota DKI Jakarta.

Pengemudi Ojol Diimbau Polisi Tak Meletakkan Ponsel di Atas Speedometer Motor
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Ady Wibowo di Mapolres Metro Jakarta Timur, Jumat (22/2), mengimbau pengemudi ojol tidak meletakkan ponsel di speedometer sepeda motor karena menjadi sasaran penjahat, 

Ponsel pengemudi ojek online (ojol) menjadi sasaran penjahat di jalanan Ibu Kota DKI Jakarta.

Hal ini terkuak dari penjahat yang hendak beraksi merampas ponsel pengemudi ojol, namun berhasil digagalkan polisi.

Tim Satuan Gerak Cepat (SGC) Rajawali Polres Metro Jakarta Timur menangkap dua pemuda berinisial NFA (19) dan RBI (22).

Mereka ditangkap lantaran membawa celurit saat sedang berkendara di kawasan Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (21/2) malam.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Ady Wibowo menceritakan tim rajawali saat itu sedang melakukan patroli rutin di kawasan Duren Sawit.

Hingga kemudian petugas kepolisian melihat tiga orang yang berboncengan mengendarai satu sepeda motor.

"Tersangka ini mengendarai motor dari ruas jalan BKT menuju Kalimalang. Kemudian kami pantau terlebih dahulu sampai menemukan adanya gerak-gerik yang mencurigakan," ungkap Ady di Mapolres Metro Jakarta Timur, Jumat (22/2).

Kemudian para tersangka terlihat memepet seorang pengendara ojol.

Sebelum terjadi hal yang tak diinginkan, petugas kemudian menghentikan laju kendaraan pelaku.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, orang yang mengendarai motor tak membawa tas, kemudian dua orang lainnya yang dibonceng masing-masing membawa tas berisi senjata tajam berjenis celurit," ujar Ady.

Halaman
12
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved