Pilpres 2019

Alumni Kampus Tercinta IISIP Jakarta Dukung Jokowi-Maruf Amin

Alumni Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Kampus Tercinta (Alkater) dukung penuh calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Maruf Amin.

Alumni Kampus Tercinta IISIP Jakarta Dukung Jokowi-Maruf Amin
Warta Kota/Dwi Rizky
Alumni Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Kampus Tercinta (Alkater) dukung penuh calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Maruf Amin. (Warta Kota/Dwi Rizky) 

Alumni Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Kampus Tercinta (Alkater) mendukung penuh pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Maruf Amin.

Derasnya arus perubahan yang dilakukan kalangan mahasiswa pada tahun 1998 hingga berhasil tumbangkan rezim Orde Baru yang kala itu dipimpin oleh Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto telah membuka keran demokrasi kepada seluruh masyarakat.

Perjuangan tersebut melahirkan kebebasan berserikat dan berpendapat.

Hidupnya demokrasi tersebut diungkapkan Ketua Alumni Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Kampus Tercinta (Alkater), Peter Julio Tarigan sebagai bentuk kesuksesan para pemuda merebut kemerdekaan.

Pengamanan Ketat di Debat Kedua Pilpres 2019 Terbagi Tiga Zona

Karren Brady: Inggris Jadi Negara Pengekspor Pesepak Bola

Ini Link Live Streaming Debat Kedua Pilpres 2019, dan Ada Perbedaan Dari Debat Pertama

Kesuksesan yang seharusnya dilanjutkan lewat pesta demokrasi yang penuh suka cita.

"Kami yang dulu pernah berpartisipasi aktif menumbangkan rezim Orde Baru mengaku bangga bisa membuka keran demokrasi," ungkapnya ditemui dalam Deklarasi Alumni Kampus Tercinta Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Rumah Aspirasi, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2019).

"Tanpa perjuangan reformasi, rezim diktator Orde Baru tidak akan tumbang. Tanpa perjuangan reformasi, tidak akan muncul partai-partai seperti sekarang ini," lanjutnya.

Walau demokrasi semakin indah, kebebasan berpendapat, khususnya lewat media sosial justru berujung buruk pada demokrasi.

Fans Minta Tahith Chong Gantikan Posisi Anthony Martial

Makanan Chris Smalling Sering Dicuri Pemain MU

Wayne Hennessey Kembali Ke Bawah Mistar Crystal Palace

Media sosial katanya justru dimanfaatkan sejumlah pihak untuk merebut kekuasaan lewat isu hoax dan SARA.

"Hoax yang disertai isu kebencian SARA dan fitnah keji berpotensi merusak kerukunan bangsa, persatuan dan kesatuan bangsa yang sudah terbina puluhan tahun bisa tercerai berai," tegasnya.

Terkait hal tersebut, Alkater ditegaskannya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menyukseskan Pemilu yang aman dan damai.

Terlebih para elit politik untuk mendahulukan kepentingan bangsa ketimbang kepentingan pribadi dan kelompok.

Selain itu, lanjutnya, Alkater sepakat mendukung Pasangan Calon Presiden nomor urut 1, Joko Widodo-Maruf Amin dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang guna melanjutkan kerja nyata.

"Jokowi memberikan kita teladan dalam kepemimpinannya, memang masih ada yang harus diperbaiki. Oleh karena itu kami sepakat mendukung pasangan Jokowi-Maruf Amin untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 untuk melanjutkan kerja nyata," tegasnya.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved