Otomotif

Meski Tergerus Sang Kakak, Pikap Mungil Daihatsu Hi-Max Tetap Melaju

MASIH ingat Daihatsu Hi-Max, mobil pikap berdimensi mungil? Yap, meski lama tak ada kabar, ternyata PT Astra Daihatsu Motor (ADM) masih memasarkannya.

Meski Tergerus Sang Kakak, Pikap Mungil Daihatsu Hi-Max Tetap Melaju
KompasOtomotif/Ghulam
DAIHATSU Hi-Max mobil toko (moko) di IIMS 2017. 

Daihatsu Hi-Max hanya bersaing dengan Tata di kelasnya. Namun, mobil yang memiliki slogan 'jagoan jalan sempit' itu ternyata bukan tergerus oleh Tata, melainkan oleh kakaknya sendiri, yakni Daihatsu Gran Max pikap.

MASIH ingat Daihatsu Hi-Max, mobil pikap berdimensi mungil? Yap, meski lama tak ada kabar, ternyata PT Astra Daihatsu Motor (ADM) tetap memasarkannya, kendati pasarnya mulai menyurut.

Penjualan mobil toko (moko) yang biasa disebut 'mobil tahu bulat' ini, diakui Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandra memang mengalami penurunan. Karena itu, produksinya pun dibuat minim, yakni menyesuaikan pasarnya.

"Masih ada, tapi memang demand-nya tidak banyak. Kami masih produksi, tapi memang tidak banyak, sekitar 20 sampai 30 unit. Produksi Hi-Max itu on time, sekali produksi sekitar 100 unit baru nanti jualan," ucap Amel kepada wartawan di Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (13/2/2019).

Menurut Amel, dari segi kompetitor, Hi-Max hanya bersaing dengan Tata di kelasnya. Namun, mobil yang memiliki slogan 'jagoan jalan sempit' itu ternyata bukan tergerus oleh Tata, melainkan oleh kakaknya sendiri, yakni Daihatsu Gran Max pikap.

Kondisi ini terjadi karena jeda harga yang tidak terlalu jauh antara Hi-MAx dan Gran Max. Seperti diketahui, Hi-Max dibanderol mulai dari Rp 102.050.000 hingga Rp 110.050.000, sementara Gran Max mulai dari Rp 128.900.00 sampai Rp 160.000.000.

Grand New Xenia Diskon Rp 12 Juta Padahal Baru 1 Bulan Dilluncurkan, Ini Alasan Daihatsu

Xenia 1.5L Muncul, Xenia 1.3L Bakal Dihilangkan? Ini Penjelasan Daihatsu 

DAIHATSU Hi-Max mobil toko (moko) di IIMS 2017.
DAIHATSU Hi-Max mobil toko (moko) di IIMS 2017. (KompasOtomotif/Donny Apriliananda)

Selisih yang cukup minim tentu membuat pergeseran konsumen, apalagi kapasitas mesin dan daya angkut lebih unggul Grand Max.

"Nah, sekarang dengan cicilan dan down payment (DP) yang mirip dengan Gran Max, lebih laku Gran Max karena harga tidak jauh beda juga," kata Amel.

Saat ditanya soal siapa saat ini yang menjadi konsumen 'mobil tahu bulat' tersebut, Amel menjelaskan lebih didominasi oleh perusahaan yang bergerak di jalan kecil, sesuai peruntukan Hi-MAx. 

Paling besar permintaannya adalah perusahaan rokok yang berada di Jakarta. (Stanly Ravel)

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved