Ahok Bebas

Ahoker Muncul di Mako Brimob Bawa Spanduk Bertuliskan 'Perjuangan Tak Pernah Usai'.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan selesai menjalani masa penahanannya, Kamis (24/1/2019).

Warta Kota/Gopis Simatupang
Pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang setia menanti Ahok dibebaskan dari penjara Mako Brimob, di halte depan GPIB Gideon, tepat di samping Mako Brimob, Rabu (23/1/2019) siang.Mereka membentangkan spanduk. 

WARTA KOTA, DEPOK --- Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan selesai menjalani masa penahanannya, Kamis (24/1/2019).

Meski demikian, satu hari sebelum kebebasannya, para pendukung Ahok yang kerap disebut Ahoker, sudah tampak di sekitar Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, tempat Ahok menjalani hukuman selama ini.

Berdasarkan pantauan Warta Kota, ada lima orang Ahoker yang berkumpul persis di halte depan GPIB Gideon, tepat di samping Mako Brimob, Rabu (23/1/2019) siang.

Mereka kompak mengenakan kemeja motif kotak-kotak, yang selama ini identik dengan pakaian pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Kalapas Cipinang Pastikan Ahok Bebas 24 Januari dari Mako Brimob Kelapa Dua

Tak cuma itu, mereka juga datang membawa spanduk bertuliskan 'Kongkow dan Ngobrol Ahoker. Sampai Kapan pun Perjuangan Tak Pernah Usai'.

Kelima pendukung yang tampak muncul itu terdiri atas empat laki-laki dan satu perempuan. Rata-rata berumur 50 tahun ke atas.

Ustaz Wibowo (50), salah satu Ahoker yang ditemui Warta Kota, mengaku dia dan rekan-rekannya telah berada di sekitar Mako Brimob sejak Minggu (20/1/2019).

Namun mereka hanya berkumpul sambil ngobrol di rumah makan atau warung kopi.

"Kita sudah dari tanggal 20 di sini. Nongkrong di warung-warung," ujar Wibowo.

Para pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menanti Ahok dibebaskan dari penjara Mako Brimob, di halte depan GPIB Gideon, tepat di samping Mako Brimob, Rabu (23/1/2019) siang.
Para pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menanti Ahok dibebaskan dari penjara Mako Brimob, di halte depan GPIB Gideon, tepat di samping Mako Brimob, Rabu (23/1/2019) siang. (Warta Kota/Gopis Simatupang)

Tiga Hari Jelang Ahok Bebas, Ahokers Belum Terlihat di Sekitar Mako Brimob

Meski kebebasan Ahok masih satu hari lagi, Wibowo mengaku tak masalah datang berhari-hari sebelumnya.

"Ya, enggak apa-apa. Kita kan juga dulu tidur di sini 40 hari. Nah, sekarang kan Pak Ahok mau bebas. Kita datang lagi," kata Ahoker asal Depok itu.

"Ya, kita bersimpati aja. Kita mau menunjukkan bahwa kita setia kepada Pak Ahok, kita bangga kepada Pak Ahok. Kita sambut dia pulang biar semangatnya juga tetap ada," ucap Wibowo.

Ismet (60), pendukung Ahok lainnya, juga mengaku telah hadir sejak tiga hari lalu.

Dia juga ingin menunjukkan bahwa Ahok tak kekurangan pendukung meski mendekam di dalam penjara selama nyaris dua tahun.

"Ya, kita memang sengaja datang untuk dukung Pak Ahok. Kita datang sukarela, tanpa pamrih. Nanti malam juga teman-teman yang lain akan datang," katanya.

Tanggal 24 Januari Ahok Bebas, Dia Ingin Dipanggil dengan Nama BTP karena Alasan Ini

Rabu siang ini, pengamanan di depan Mako Brimob masih tampak normal. Petugas bersenjata lengkap yang berjaga di dekat gerbang masuk tak sampai sepuluh.

Akan tetapi, ada pemandangan berbeda dibandingkan sebelumnya.

Jika sebelumnya petugas masih menyediakan jalur keluar-masuk kendaraan sekitar empat meter, kini jalur itu telah diberi penghalang berupa traffic cone.

Orang memang masih bisa masuk, namun harus melalui pemeriksaan ketat.

Pendukung Ahok yang datang belum banyak, arus lalu lintas di depan Mako Brimob pun masih ramai lancar. 

Sumber: WartaKota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved