Masih Bandel Jualan di Jalan, Wakil Wali Kota Bekasi Minta PKL Pasar Baru Jangan Takut Hilang Rezeki

WAKIL Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyesalkan minimnya kesadaran para PKL Pasar Baru Bekasi yang masih berjualan di Jalan Muh Yamin.

Masih Bandel Jualan di Jalan, Wakil Wali Kota Bekasi Minta PKL Pasar Baru Jangan Takut Hilang Rezeki
Warta Kota/Muhammad Azzam
Sejumlah PKL masih tampak berjualan di Jalan Muh Yamin Bekasi Timur samping Pasar Baru Bekasi, Kamis (17/1/2019). 

WAKIL Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyesalkan minimnya kesadaran para Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Baru Bekasi yang masih berjualan di Jalan Muh Yamin.

Sebab, di tengah upaya pemerintah setempat menata kotanya, justru warganya tidak mendukung hal tersebut.

"Ini kan perubahan perilaku, harus ada satu ketegasan dari kita semua bahwa itu (Jalan Muh Yamin) dilarang untuk berjualan," katanya kepada wartawan di Kantor Pemkot Bekasi, Senin (21/1/2019).

Komentari Pembentukan TGPF Kasus Novel Baswedan, Jokowi: Tugas Saya Cuma Ngejar-ngejar Aja

Tri Adhianto mengungkapkan, penertiban yang kerap dilakukan tidak akan membuat efek jera, tanpa ada kesadaran yang dimiliki para PKL.

"Ini kan kita kaitannya dengan Perda, kita jalankan koridor hukum sesuai ketentuan hukum yang ada. Tapi kan kekuatan yang ada tindak pidana ringan, diambil barangnya dan didenda. Butuh kekuatan kesadaran dari masyarakat atau PKL itu sendiri," tegasnya.

Tri Adhianto menjelaskan soal tempat relokasi yang dikeluhkan para PKL sehingga enggan pindah, bukan suatu alasan yang bijak. Hal itu dikarenakan tetap bertahannya para PKL berjualan di jalan, juga memakan hak para pengguna jalan.

Robby Tumewu Meninggal Saat Kondisinya Membaik Setelah Berjuang Enam Tahun Melawan Strok

Ia meminta agar para PKL masuk terlebih dahulu ke dalam Blok II Pasar Baru, sehingga ketika ada kekurangan bisa diperbaiki seiring berjalannya waktu.

"Ini kan harus kompak semua pindah, jangan takut rezeki sudah ada yang ngatur. Kalau para PKL pindah ke dalam pembeli juga kan pasti cari mereka," ucapnya.

Tri Adhianto meminta para pedagang menghilangkan pola pikir untuk ingin selalu berjualan di lokasi yang paling depan atau dekat ke jalan.

Pembuluh Darah Robby Tumewu Pecah Tiga Kali, tapi Infeksi Paru-paru yang Membuatnya Meninggal

"Hilangkan pola pikir itu, jangan takut rezeki sudah ada yang atur. Ayo masuk pindah dulu, setelah itu baru dicari apa kendala dan apa yang perlu dipersiapkan. Itu jadi ada nilai dorong kepada pihak pengelola apa yang menjadi tuntutan," paparnya.

Ia juga meminta pihak swasta pengelola Pasar Baru ikut berusaha dalam penataan para PKL.

"Terkait pemutusan kontrak dengan pengelola nanti saya liat MoU yang ada detail teknisnya. Tapi itulah bagian dari keinginan kita supaya adanya fasilitas pasar yang lebih baik, tentunya mereka (pengelola swasta) harus telribat di dalamnya," bebernya. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved