Komplotan Bandit Beringas Bercelurit di Tangerang Diringkus Polisi

Aparat Polsek Benda, Tangerang meringkus komplotan bandit yang meresahkan warga karena aksinya yang beringas bersenjata celurit.

Komplotan Bandit Beringas Bercelurit di Tangerang Diringkus Polisi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Komplotan bandit Tangerang yang biasa beraksi dengan beringas bersenjata celurit tak berkutik di depan anggota Polsek Benda yang meringkusnya. 

JAJARAN Polsek Benda, Kota Tangerang mengamankan para bandit beringas pada Senin (19/11/2018).

Komplotan penjahat ini kerap melancarkan aksinya dengan membawa celurit untuk memangsa korbannya.

“Modus operandi pelaku yaitu menghentikan kendaraan korban kemudian langsung mengancam dengan senjata tajam dan mengambil secara paksa barang milik korban," ujar Kapolsek Benda, Kompol Ubaidillah, Selasa (20/11/2018).

Para tersangka yang diringkus di antaranya SR (22), MN (22), NZ (18), dan RO (18). Kawanan rampok ganas itu dibekuk polisi usai melancarkan aksi kejahatannya di wilayah Benda, Kota Tangerang.

Ubai menjelaskan, dari tangan para pelaku pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti kejahatan berupa sebilah selurit dan pedang, 12 unit telepon genggam, hingga dompet milik korban.

“Para tersangka ditangkap di wilayah hukum kami setelah kami mendapatkan laporan dari 2 orang yang menjadi korbannya,” ucapnya.

Menurutnya, bandit jalanan ini kerap beraksi secara beringas.

Mereka berani menghentikan kendaraan korban yang melintas sambil mengancam menggunakan celurit dan pedang lalu langsung merampas barang berharga milik korban.

Ubai menyebut para pelaku menyasar lima wilayah di Kota Tangerang dan sekitarnya untuk melancarkan aksi kejahatannya.

Lima wilayah itu di antaranya Batuceper, Neglasari, Cipondoh, Benda dan Kalideres.

“Setiap beraksi tersangka selalu mengacungkan celurit ke wajah korban,” kata Ubai.

Kini para pelaku mendekam di tahanan Mapolsek Benda. Tersangka dijerat Pasal 365 KUHP Tentang Pencurian dengan Kekerasan.

“Ancaman hukumannya 9 tahun penjara,” paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved