Remaja Tanggung Ini Bobol Kotak Amal Masjid, Gasak Laptop dan Toa

MR (17) membuat malu ayahnya yang berprofesi sebagai penjaga Masjid Imanudin di Jalan Graha Raya Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Remaja Tanggung Ini Bobol Kotak Amal Masjid, Gasak Laptop dan Toa
Zaki Ari Setiawan
Polisi menunjukkan barang bukti hasil pencurian di Masjid Imanudin yang dilakukan oleh anak marbot. 

SEORANG remaja tanggung, MR (17) membuat malu ayahnya yang berprofesi sebagai penjaga Masjid Imanudin di Jalan Graha Raya Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Bukan tanpa alasan, MR bersama ketiga rekannya pernah berulang kali membobol kotak amal di masjid yang dijaga ayahnya sendiri itu.

"Pelaku empat orang MR, SN (19), FI (19), dan DA (20), modusnya melakukan pencurian barang-barang di masjid berulang-ulang," kata Kapolsek Pondok Aren, Kompol Yudho Huntoro di Mapolsek Pondok Aren, Kamis (15/11/2018).

Dari hasil catatan polisi, keempat remaja itu melancarkan aksinya menggasak kotak amal pada 6 Oktober, 21 Oktober, dan 3 November 2018, ketiganya pun dilakukan ketika dini hari.

"Jadi dia mencuri kunci kotak amal dengan linggis, membobol perpustakaan, dan memalsukan kunci sekretariat," kata Yudho.

Tidak hanya kotak amal, ternyata barang lainnya yang berada di sekretariat dan perpustakaan masjid juga digasak empat remaja tersebut.

Dari hasil pengakuan pelaku ke petugas, barang lainnya yang diambil adalah Laptop, TV, Modem, Toa, Printer, dan Kamera.

Setelah dilakukan penelusuran melalui CCTV di dalam masjid, petugas akhirnya mengetahui bahwa MR adalah otak dari pembobolan kotak amal ini.

Setelah MR pun diamankan bersama tiga rekan lainnya yang terekam CCTV.

"Otaknya anaknya marbot. Orangtua pelaku syok, apalagi dia menjadi marbot masjid," jelas Yudho.

Keempat pelaku pun dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman pidana paling lama lima tahun penjara.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved