Belajar dari Mantan Teroris, Mahfud MD Sebut Seorang yang Berpikiran Buruk Bisa Tega Membunuh

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menyebut sikap intoleran sangat berbahaya.

Belajar dari Mantan Teroris, Mahfud MD Sebut Seorang yang Berpikiran Buruk Bisa Tega Membunuh
Instagram @mohmahfudmd
Prof Dr Mohammad Mahfud MD 

POLEMIK yang terjadi terkait pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh Barisan Anshor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) yang berujung pada aksi unjuk rasa di seluruh pelosok Nusantara menarik perhatian seluruh pihak.

Fenomena yang terjadi akibat sikap intoleran.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menyebut sikap intoleran sangat berbahaya.

Belajar dari mantan teroris, Mahfud MD menyebut seseorang dapat berpikiran buruk, bahkan hingga tega membunuh hanya karena intoleran.

Baca: Ketua Umum PP GP Ansor: Ada Upaya Sistematis Kibarkan Bendera HTI

Baca: Begini Kata Ridwan Kamil dan Ustaz Arifin Ilham soal Pembakaran Bendera

Hal itu disampaikannya lewat akun twitternya @mohmahfudmd pada Rabu (24/10/2018) malam.

Dirinya mengetahui bahaya sikap intoleran langsung dari mantan teroris sekaligus kakak kandung pelaku Bom Bali 2 tahun 2002, Amrozi.

Dalam seminar yang digelar BEM Fisip Universitas Airlangga (Unair) Surabaya bertema 'Toleransi dalam Keberagaman' itu, dirinya berkesempatan bertemu dengan Ali Fauzi, sang mantan teroris.

Pertemuan itu diabadikan lewat potret dirinya bersama sejumlah pengurus Unair di Museum Kematian Unair pada Rabu (24/10/2018).

"Bersama Wadek I Unair Budi Prasetyo, Kacung Marijan, Ali Maschan, dan mantan teroris yg sdh sadar Ali Fauzi (kakaknya Amrozi yg sdh dieksekusi) di Museum Kematian Unair. Kami bertemu utk berseminar ttg 'Toleransi dalam Keberagaman' yg diselenggarakan oleh BEM FISIP Unair Surabaya," tulis Mahfud MD.

Pertemuan tersebut lanjutnya, menguak fakta tentang sudut pandang teroris.

Teroris yang didoktrin bersikap intoleran katanya selalu berkeinginan untuk membunuh orang lain yang tidak sejalan sepemikiran.

Baca: Mahfud MD Bocorkan Politikus Sering Pura-Pura Berantem, Jangan Termakan Keributan Pilpres 2019

Baca: Tes Kesehatan dan Kebugaran CPNS 2018, Ini Minimal Jumlah Pull Up, Sit up, dan Push Up

"Mantan teroris Ali Fauzi Mazi mengatakan, 'Sy tahu bahayanya intoleran krn waktu menjadi teroris dulu dasar sy adalah intoleran. Inginnya selalu membunuh'. Orng intoleran yg teroris itu kalau melihat gedung tinggi dan bule2 timbulkah di pikiran, berapa kilo bom utk meledakkan ini," ungkapnya.

Postingan Mahfud MD pun disambut ramai masyarakat.

Sebagian besar mengulas tentang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) maupun aksi Banser NU yang melakukan pembakaran Ar Royah, bendera Nabi Muhammad SAW. 

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved