Jurnalis Arab Saudi Hilang

'The Tiger Squad' Pembunuh Jamal Khashoggi, Begini Operasi Rahasia Pasukan Pangeran MBS Ini

JAMAL Khashoggi, sang jurnalis itu, tewas di tangan para pembunuhnya. Dan Jamal kemungkinan besar bukan yang pertama atau terakhir.

Reuters via middleeasteye.net
THE Tiger Squad. Anggota pasukan ini direkrut dari berbagai unit militer Arab Saudi dengan berbagai latar belakang dan keahlian, serta mempunyai kemampuan tempur dan intelijen terbaik di kerajaan itu. 

JAMAL Khashoggi, sang jurnalis itu, tewas di tangan para pembunuhnya. Dan Jamal kemungkinan besar bukan yang pertama atau terakhir.

Seorang sumber di pemerintahan dan intelijen Arab Saudi menyampaikan kepada Middle East Eye tentang sebuah tim pemburu yang beroperasi di bawah kendali Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).

Pasukan pemburu itu bernama Firqat el-Nemr atau oleh intelijen AS disebut sebagai Tim Harimau (Tiger Squad) yang dibentuk satu tahun lalu.

Baca: Via Skype, Penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Perintahkan Bunuh Jamal Khashoggi

Baca: Pelaku Menyamar sebagai Jamal Khashoggi Keluar dari Gedung Konsulat Arab Saudi

Baca: Staf Konsulat Arab Saudi Bakar Dokumen Jamal Khashoggi, setelah Sang Jurnalis Itu Dibunuh

Pasukan khusus ini terdiri dari 50 orang personel militer dengan kemampuan tempur dan intelijen terbaik di kerajaan itu.

Para personel pasukan ini direkrut dari berbagai unit militer Saudi dengan berbagai latar belakang dan keahlian. Anggotanya tak hanya handal dalam hal kemiliteran tetapi juga amat loyal kepada sang putra mahkota yang biasa disapa MBS itu.

Middle East Eye berhasil mendapatkan detil soal Tim Harimau ini setelah mendapatkan informasi dari seorang sumber terpercaya.

Sumber itu menjelaskan detil soal pembentukan pasukan, target, operasi, dan personelnya.

Salah satu misi Tim Harimau ini adalah memburu dan membunuh para pembangkang Saudi dengan cara rahasia.

Mereka menjalankan misi itu di dalam maupun di luar negeri dengan cara yang tak akan tercium media, dunia internasional, atau para politisi.

"Para pemimpin Saudi yakin menangkapi para pengkritik ini akan meningkatkan tekanan terhadap pemerintah. Sehingga, mereka mulai membunuhi mereka diam-diam," ujar sang sumber.

Baca: Sebelum Dibunuh, Jamal Khashoggi Ditelepon Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran MBS

Baca: Turki Yakin Potongan Tubuh Jamal Khashoggi Dibawa Pengawal MBS ke Riyadh, Ini Alasannya

Bervariasi

Sumber itu menambahkan, metode kerja Tim Harimau ini bervariasi. Sesekali mereka tak sungkan "mengotori tangan", seperti saat melenyapkan Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu.

Namun, tim ini juga bisa melakukan pembunuhan dengan perencanaan matang dengan cara yang terlihat seperti kecelakaan atau musibah.

Bahkan, lanjut sumber itu, Tim Harimau pernah menyuntik buruannya dengan virus mematikan saat sang buruan datang ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan medis rutin.

Nama tim itu diambil dari julukan Mayor Jenderal Ahmed al-Assiri, wakil direktur badan intelijen Saudi yang pekan lalu dipecat terkait pembunuhan Khashoggi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved