Atasi Antrean Panjang dalam Pelayanan Publik, Pemkot Tangerang Andalkan Si Anton

Untuk itu, lanjut Sachrudin, aplikasi SI ANTON bisa menjadi solusi yang bisa mempermudah masyarakat untuk mendapatkan layanan.

Atasi Antrean Panjang dalam Pelayanan Publik, Pemkot Tangerang Andalkan Si Anton
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin meresmikan pengoperasian bus wisata, di Taman Gajah Tunggal, Tangerang, Sabtu (25/8/2018). 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan pembenahan untuk meningkatan pelayanan publik, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Seperti yang dilakukan oleh Kecamatan Cipondoh, yang berhasil membangun aplikasi yang dipercaya bisa menjadi solusi antrean panjang pelayanan di kantor pemerintahan. Nama aplikasi tersebut adalah SI ANTON (Sistem Informasi Antrian Online).

Melalaui SI ANTON, masyarakat tidak perlu lagi capek mengantre dan menunggu giliran untuk mengurus berbagai layanan yang ada di kecamatan. Mulai dari administrasi perizinan, sertifikat, akta jual beli, berkas pernikahan, catatan kependudukan, dan masih banyak lagi, bisa diurus dengan mudah, tanpa harus capek mengantre.

Baca: Soal Pengganti Sandiaga Uno, Anies Baswedan: Sebelum Ada Ketetapan Presiden, Belum Ada Proses

"Salah satu kendala yang ditemukan pada masyarakat dalam mengurus administrasi, adalah antrean yang cukup panjang di kecamatan-kecamatan," ujar Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin, Kamis (30/8/2018).

Untuk itu, lanjut Sachrudin, aplikasi SI ANTON bisa menjadi solusi yang bisa mempermudah masyarakat untuk mendapatkan layanan.

"Karena warga malas mengantre untuk mengurus segala jenis administrasi, maka terobosan SI ANTON menjadi salah satu jalan keluar yang inovatif dalam mengurangi jumlah antrian," katanya.

Baca: Rupiah Tembus 14.600 per Dolar AS, Kata Sri Mulyani Penyebabnya Turki

Terlebih, selama ini, sambung Sachrudin, ada kesan masyarakat kurang begitu peduli untuk mengurus administrasi kependudukan maupun yang lainnya, karena kurangnya informasi. Dan di sinilah peran camat dan lurah beserta jajarannya, memberikan edukasi tentang pentingnya administrasi.

Tertib administrasi, paparnya, dapat membantu memudahkan pemerintah melalui kelurahan, dalam menyelesaikan segala permasalahan yang muncul. Sachrudin meminta agar para kepala kelurahan dan camat yang hadir dalam acara PATEN, turun ke lapangan menyambangi warganya secara berkala.

"Semakin sering camat dan lurah turun menemui warga, maka akan semakin banyak juga informasi yang dapat dikumpulkan," cetus Sachrudin. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved