Aksi Perampokan dan Pencurian di Bantargebang Kota Bekasi Akibat Minim Pencahayaan

Warga Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di wilayah setempat.

Aksi Perampokan dan Pencurian di Bantargebang Kota Bekasi Akibat Minim Pencahayaan
Tribunnews.com
Ilustrasi

WARTA KOTA, BEKASI---Warga Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di wilayah setempat.

Selain memberikan kesan menyeramkan, minimnya pencahayaan juga bisa memicu kasus kejahatan terutama pencurian dengan kekerasan.

Warga bernama Wandi (48) mengatakan, hampir setiap bulan ada saja kasus perampokan sepeda motor yang menimpa warga setempat saat melintas.

Baca: Warung Kejujuran Tekan Laporan Palsu di Polsek Bantargebang Kota Bekasi

Selain kondisi di lapangan cukup sepi, kata Wandi, di lokasi juga minim pencahayaan sehingga para penjahat begitu leluasa beraksi.

"Pencurian dengan kekerasan sepeda motor sering terjadi, cuma warga ada yang melapor ke polsek ada juga yang tidak," kata warga Kampung Cikiwul, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (29/8/2018).

Menurut Wandi, masih banyak ruas jalan di Kecamatan Bantargebang yang kurang difasilitasi PJU, misalnya Jalan Manggul Jaya, Jalan Sumur Batu, dan sebagainya.

Baca: Lebaran, Operasional TPST Bantargebang Normal

Selama ini, bila malam hari masyarakat hanya mengandalkan lampu penerangan dari kendaraannya untuk melintasi ruas jalan di sana.

"Kalau dilengkapi PJU saya yakin pelaku kejahatan akan berpikir dua kali untuk beraksi, karena perbuatannya bisa dipergoki warga lain," kata Wandi.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved