Aher Batal Jadi Caleg DPR karena Dapat Tugas Khusus dari PKS, Bakal Jadi Wakil Gubernur DKI?

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tidak terdaftar dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Aher Batal Jadi Caleg DPR karena Dapat Tugas Khusus dari PKS, Bakal Jadi Wakil Gubernur DKI?
Warta Kota/Henry Lopulalan
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (tengah) dengan Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan (kiri) dan komisaris utama Independen Klemi Subiantoro (kanan) berfoto bersama sebelum Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank BJB Tahun Buku 2017 di Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/2). 

GUBERNUR Jawa Barat Ahmad Heryawan tidak terdaftar dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Ahmad Heryawan memutuskan mengundurkan diri sebagai calon anggota legislatif, karena mendapat tugas khusus dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS.

Sekretaris DPW PKS Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya mengatakan, awalnya pria yang akrab disapa Aher ini dicalonkan partainya sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Baca: Soal Pengganti Sandiaga Uno, PKS: Jangan Sampai Dua Matahari Bersatu

Namun, kemudian DPP PKS menginstruksikan Aher untuk mengundurkan diri, beberapa waktu lalu.

"Atas perintah Dewan Pengurus Pusat (DPP PKS). Akan ada tugas khusus. Tapi saya belum dapat info lanjutannya. Kita tunggu saja apa tugas khususnya," kata Abdul Hadi melalui ponsel, Minggu (12/8/2018).

Namun demikian, katanya, istri Aher, Netty Prasetyani dan putranya, Khobbab Heryawan, tetap mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.

Baca: Jadi Caleg, Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Siap Jual Rumah untuk Bantu Prabowo Subianto Jadi Presiden

Netty menjadi calon anggota DPR RI dan anaknya menjadi calon anggota DPRD Jabar dengan daerah pemilihan yang sama, Cirebon dan Indramayu.

Sebelumnya, selain didaftarkan sebagai calon legislatif untuk DPR RI dari PKS, nama Aher sempat muncul sebagai nama calon wakil presiden dari pemilihan di internal PKS.

Nama Aher kini juga muncul sebagai salah satu calon wakil gubernur DKI Jakarta, menggantikan Sandiaga Uno yang maju sebagai bakal cawapres, mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019. (Muhammad Syarif Abdussalam)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help