Soal Pengganti Sandiaga Uno, PKS: Jangan Sampai Dua Matahari Bersatu

Ketua DPP PKS Aboebakar Al Habsyi memastikan pemilihan nama Wakil Gubernur DKI Jakarta melibatkan Gubernur Anies Baswedan.

Soal Pengganti Sandiaga Uno, PKS: Jangan Sampai Dua Matahari Bersatu
KOMPAS.com/JESSI CARINA
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat menyerahkan surat pengunduran diri ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jumat (10/8/2018). 

KETUA DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboebakar Al Habsyi memastikan pemilihan nama Wakil Gubernur DKI Jakarta melibatkan Gubernur Anies Baswedan.

"Yang mau bekerja itu kan gubernur dan wakilnya. Enggak mungkin lah mengambil nama wakil gubernur dengan gubernur tak tahu," ujar Ketua DPP PKS Aboe Bakar Alhabsyi di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (13/8/2018).

Menurut Aboebakar, pihaknya ingin Anies Baswedan memberikan masukan dalam mencari sosok pengganti Sandiaga Uno. Dirinya berharap nantinya pengganti Sandiaga Uno adalah orang yang paham masalah teknis.

Baca: DPRD Kota Tangerang Berharap Warga Lansia Dapat Insentif Tiap Bulan

"Pasti dia mau orangnya kayak gimana, cocok enggak saya sama dia, bisa enggak saling pengertian dalam bidang, misalnya yang satu administrasi keuangan SKPD, pasti dicari orang yang lebih teknis," tutur Al Habsyi.

Selain untuk mengutamakan sinergitas antar gubernur dan wakil gubernurnya, Aboebakar juga berharap agar pasangan tersebut tidak memicu adanya dualisme kepemimpinan atau 'matahari kembar'.

"Jangan sampai dua matahari bersatu," tegas Al Habsyi.

Sejumlah nama digadang-gadang akan menjadi pengganti Sandiaga Uno pada posisi wakil gubernur. Sejumlah nama tersebut di antaranya dari PKS ada Mardani Ali Sera dan Ahmad Heryawan. Sedangkan dari Partai Gerindra keluar nama M Taufik yang saat ini menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. (Fahdi Fahlevi)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved