Home »

Depok

Sebanyak 15 PSK dan 28 PMKS di Depok Dijaring Satpol PP

"Dari 44 orang itu, sebanyak 15 orang diantaranya adalah wanita pekerja seks, sementara satu orang adalah pemasang spanduk liar

Sebanyak 15 PSK dan 28 PMKS di Depok Dijaring Satpol PP
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Para PSK dan PMKS yang terjaring operasi Satpol PP Depok bersama Tim Penertiban Terpadu di Depok, Sabtu malam sampai Minggu dinihari. 

SEBANYAK 15 wanita pekerja seks komersil (PSK) dan 18 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) berhasil dijaring petugas Satpol PP Kota Depok bersama Tim Penertiban Terpadu dalam operasi penyakit masyarakat di seluruh Kota Depok, Sabtu (11/8/2018) sampai Minggu (12/8/2018) dinihari.

Selain itu dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan seorang pemasang spanduk liar.

Para PSK dan PMKS yang terjaring operasi Satpol PP Depok bersama Tim Penertiban Terpadu di Depok, Sabtu malam sampai Minggu dinihari.
Para PSK dan PMKS yang terjaring operasi Satpol PP Depok bersama Tim Penertiban Terpadu di Depok, Sabtu malam sampai Minggu dinihari. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto mengatakan totalnya ada 44 orang yang diamankan pihaknya bersama Tim Penertiban Terpadu.

"Dari 44 orang itu, sebanyak 15 orang diantaranya adalah wanita pekerja seks, sementara satu orang adalah pemasang spanduk liar dan sisanya adalah PMKS, mulai dari anak jalanan dan pengamen," kata Yayan, kepada Warta Kota, Minggu (12/8/2018).

Para PSK dan PMKS yang terjaring operasi Satpol PP Depok bersama Tim Penertiban Terpadu di Depok, Sabtu malam sampai Minggu dinihari.
Para PSK dan PMKS yang terjaring operasi Satpol PP Depok bersama Tim Penertiban Terpadu di Depok, Sabtu malam sampai Minggu dinihari. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Yayan mengatakan untuk 15 wanita PSK yang diamankan, mereka dijaring pihaknya dari Jalan Raya Bogor, Jalan Tole Iskandar dan Jalan Margonda.

Sementara untuk PMKS dan seorang pemasang spanduk liar, kata Yayan diamankan pihaknya dari hampir seluruh wilayah di Depok terutama di ruas jalan utama.

Para PSK dan PMKS yang terjaring operasi Satpol PP Depok bersama Tim Penertiban Terpadu di Depok, Sabtu malam sampai Minggu dinihari.
Para PSK dan PMKS yang terjaring operasi Satpol PP Depok bersama Tim Penertiban Terpadu di Depok, Sabtu malam sampai Minggu dinihari. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Mereka semua kami amankan ke Kantor Satpol PP, dan dilakukan pemeriksaan urine dan darah untuk tes narkoba dan tes kesehatabmb serta HIV," kata Yayan.

Kepala Bidang Ketenteraman Masyarakat, Ketertiban Umum dan Pengamanan Pengawalan (Transmas, Tibum dan Pamwal) Satpol PP Kota Depok, Kusumo mengatakan selain wajib menjalani tes urine dan tes kesehatan, mereka yang terjaring razia juga didata dan akan dilakukan pembinaan kepada mereka dengan berkordinasi bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok.

Para PSK dan PMKS yang terjaring operasi Satpol PP Depok bersama Tim Penertiban Terpadu di Depok, Sabtu malam sampai Minggu dinihari.
Para PSK dan PMKS yang terjaring operasi Satpol PP Depok bersama Tim Penertiban Terpadu di Depok, Sabtu malam sampai Minggu dinihari. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Ini agar penanganan terhadap mereka terutama PMKS dan WPS atau wanita pekerja seks, dilakukan menyeluruh," kata Kusumo.(bum)

Para PSK dan PMKS yang terjaring operasi Satpol PP Depok bersama Tim Penertiban Terpadu di Depok, Sabtu malam sampai Minggu dinihari.
Para PSK dan PMKS yang terjaring operasi Satpol PP Depok bersama Tim Penertiban Terpadu di Depok, Sabtu malam sampai Minggu dinihari. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)
Para PSK dan PMKS yang terjaring operasi Satpol PP Depok bersama Tim Penertiban Terpadu di Depok, Sabtu malam sampai Minggu dinihari.
Para PSK dan PMKS yang terjaring operasi Satpol PP Depok bersama Tim Penertiban Terpadu di Depok, Sabtu malam sampai Minggu dinihari. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help