Kriminalitas

Sopir Taksi Online Tewas di Sumedang, Ternyata Ambil Orderan Dari Bekasi

Maulana (29), kerabat korban, mengatakan, korban mendapat order mengantarkan penumpang ke Subang, Jawa Barat, Senin (30/7/2018) sore.

Penulis: Muhammad Azzam |
Warta Kota
Ilustrasi korban pembunuhan 

WARTA KOTA, BEKASI--- Soeharto alias Alex (31) sopir taksi online ditemukan tewas di lahan Perhutani di Sumedang, Jawa Barat, Selasa (31/7/2018) pagi.

Alex diduga menjadi korban perampokan dan dibunuh oleh penumpangnya.

Kasus penemuan mayat tersebut ditangani oleh Polres Sumedang dan dibawa ke rumah sakit di Bandung, Jawa Barat.

Pihak keluarga yang mendapat informasi tersebut langsung ke rumah sakit untuk mengambil jasad Soeharto.

Jasad korban tiba di rumah duka di Komplek Depsos, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (1/8/2018) pukul 04.00 WIB.

Baca: Sopir Taksi Online Mengaku Dicekek Seperti Ayam Sebelum Dirampas

Maulana (29), kerabat korban, mengatakan, korban mendapat order mengantarkan penumpang ke Subang, Jawa Barat, Senin (30/7/2018) sore.

Namun, saat jasadnya ditemukan, mobil yang disopiri Alex tidak ada.

"Iya dia dapat orderan dari Bekasi ke Subang sekitar kemarin sore," ucap Maulana (29) kepada Warta Kota.

Maulana mengungkapkan, dirinya curiga Alex dibunuh karena ketika itu salah satu rekan Alex lainnya, Kamil mendapat pesan di WhatsApp, Senin (30/7/2018) sekitar pukul 18:14 WIB.

"Iya teman saya yang namanya Kamil itu dapat chat WhatsApp dari Soeharto (Alex--Red)," ucapnya.

"Isinya itu Soeharto share lokasi dan bilang kalau dia kejebak dan memberi tahu kalau ada apa-apa ada di lokasi yang dia share," katanya lagi.

Baca: Sopir Taksi Online Disekap dan Dijerat Kawat Kemudian Dibuang

Lokasi yang diinformasikan Alex berada di sekitar wilayah Subang, Jawa Barat.

Namun saat dihubungi oleh rekannya, tidak mendapat respon. Sekitar pukul 20:30 WIB saat ditelepon Kamil, Alex sempat mengangkat.

Namun Kamil curiga lantaran suara Alex tidak seperti biasanya.

"Kita terus coba hubungi Soeharto, sampai pukul 20.00 WIB, hape masih bisa dihubungi masih ada suara nada deringnya cuman enggak diangkat," ucapnya.

"Nah pas pukul 20.30 sempat diangkat tapi ngomongnya kayak orang panik gitu langsung dimatiin dan ditelpon lagi sudah enggak aktif," ujarnya.

Baca: Sopir Taksi Online Dirampok Dua Penumpangnya di Palmerah, Handphone dan Powerbank Raib

Lantaran curiga, Kamis langsung menghubungi komunitas mobil untuk mencari keberadaan Soeharto di sekitar daerah Subang, Jawa Barat.

"Nah benar kita kaget juga dengan kabar Soeharto tewas, ditemuin warga di semak semak daerah Sumedang, ada luka di bagian leher, wajah dan kepala," ujarnya.

Sebelum ditemukan tewas, Soeharto sempat diinformasikan hilang oleh kerabatnya. Informasi kehilangan Soeharto bahkan viral di media sosial (medsos).

Pemberi informasi menyebutkan bahwa setelah pesan tersebut, penerima pesan sempat menelepon Soeharto namun tak dijawab.

Baca: Sopir Taksi Online Pelaku Perampokan Ditembak Mati Polisi, Ini Alasannya

Sementara Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito menjelaskan, kasus tewasnya driver taksi online tersebut ditangani Polres Sumedang.

"Itu Tempat Kejadian Perkara (TKP) Sumedang, ditangani sama Polres sana. Kejadian itu benar dan kita siap memberikan apa yang dibutuhkan penyidik Polres Sumedang untuk mengusut pelaku pembunuhan itu," ujar Rizal Marito.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved