Kebakaran

Pabrik Tiner di Tangerang Terbakar, Warga Lari Tunggang Langgang

Kebakaran hebat melanda pabrik tiner di Kampung Setu RT 03 / RW 02 Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/7/2018).

Pabrik Tiner di Tangerang Terbakar, Warga Lari Tunggang Langgang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kebakaran hebat melanda pabrik tiner di Kampung Setu RT 03 / RW 02 Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/7/2018). 

KEBAKARAN hebat melanda pabrik tiner di Kampung Setu RT 03 / RW 02 Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/7/2018).

Warga sekitar pun lari tunggang langgang ketakutan melihat kobaran api.

Mereka berusaha menyelamatkan diri. Dan ada pula yang membantu memadamkan api.

Kebakaran hebat melanda pabrik tiner di Kampung Setu RT 03 / RW 02 Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/7/2018).
Kebakaran hebat melanda pabrik tiner di Kampung Setu RT 03 / RW 02 Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/7/2018). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Namun api semakin membumbung tinggi. Sejumlah unit mobil pemadam kebakaran pun segera datang ke lokasi.

Kapolsek Panongan, AKP Trisno T. Uji memimpin langsung proses pemadaman. Ia menjelaskan ikhwal kejadian kebakaran tersebut.

"Awalnya karyawan di pabrik itu sedang menghidupkan alat bor listrik yang biasanya untuk mengaduk melamix," ujar Trisno kepada Warta Kota di Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/7/2018).

Tiba - tiba menimbulkan letupan api. Dan menyambar seluruh bahan tiner yang berada gudang tersebut.

"Proses pemadaman berlangsung lama, karena banyak bahan yang mudah terbakar di lokasi," ucapnya.

Petugas baru bisa menjinakan si jago merah sekitar 2 jam lamanya. Polisi pun berkoordinasi dengan PLN setempat agar kobaran api tak semakin melebar.

Kebakaran hebat melanda pabrik tiner di Kampung Setu RT 03 / RW 02 Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/7/2018).
Kebakaran hebat melanda pabrik tiner di Kampung Setu RT 03 / RW 02 Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/7/2018). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

"Warga panik lari - lari menjauh dari lokasi. Makanya kami imbau untuk segera menghindar dari TKP (tempat kejadian perkara) karena memang cukup bahaya," papar Trisno. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help