Home »

News

» Jakarta

Penerapan Integrasi Jalan Tol JORR Memfasilitasi Kebutuhan Pergerakan Jarak Jauh

Penerapan integrasi Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR) untuk memfasilitasi kebutuhan pergerakan jarak jauh

Penerapan Integrasi Jalan Tol JORR Memfasilitasi Kebutuhan Pergerakan Jarak Jauh
Warta Kota/Alex Suban
Papan tarif tol terintegrasi sudah terpasang di Gerbang Tol Bintaro Viaduct, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Jumat (22/6/2018). Tarif tol belum belum diberlakukan di gerbang itu. Tarif yang tertulis adalah Golongan I Rp 15.000, Golongan II dan III Rp 22.500, Golongan IV dan V Rp 30.000. 

WARTA KOTA, PALMERAH----Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan penerapan integrasi Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR) untuk memfasilitasi kebutuhan pergerakan jarak jauh.

Kepala BPJT, Herry Trisaputra Zuna, mengatakan, sistem pembayaran terintegrasi, sebanyak 61 persen pengguna tol JORR akan diuntungkan karena membayar tarif lebih murah dari sebelumnya.

Baca: Jika Integrasi JORR Diberlakukan, Segini Tarifnya

"Ada 38 persen pengguna jalan yang akan membayar lebih mahal. Namun, kami kembali melihat esensi pembangunan jalan tol adalah untuk memfasilitasi kebutuhan pergerakan jarak jauh dan angkutan logistik," kata Herry seperti dilansir Antaranews.com, Senin (2/7/2018).

Ia mengatakan, sebanyak 61 persen pengguna tol itu adalah mereka yang menempuh jarak jauh atau yang biasanya melakukan lebih dari satu kali transaksi di beberapa gerbang tol.

Baca: Alasan Kementerian PUPR Menunda Kenaikkan Tarif Jalan Tol JORR Hingga Rp 15.000

Dengan sistem integrasi, transaksi tol dilakukan hanya satu kali dengan tarif untuk kendaraan golongan I sebesar Rp 15.000 untuk seluruh ruas tol JORR sepanjang 76,43 Km yang terdiri dari empat ruas dengan sembilan seksi.

Herry mengatakan, besaran tarif Rp 15.000 didasarkan atas perkalian antara jarak rata-rata pengguna tol JORR 17,6 km dan tarif rata-rata Rp 875 per km.

Baca: Apa Gunanya JORR Diintegrasikan ?

Besaran tarif ini, menurut Herry, masih di bawah kesanggupan membayar (willingness to pay) masyarakat yang diperoleh dari hasil kajian sebelumnya terkait investasi jalan tol.

Di sisi lain memang untuk pengguna tol jarak dekat akan membayar lebih mahal dari tarif sebelumnya.

Untuk lalu lintas jarak dekat akan memiliki pilihan melalui jalan arteri yang kualitasnya juga akan ditingkatkan secara bertahap oleh Kementerian PUPR.

Masyarakat tentunya akan mempertimbangkan pula secara rasional apakah besaran tarif tol yang dibayar akan memberikan manfaat ekonomi dalam bentuk waktu tempuh yang lebih singkat dibandingkan dengan penggunaan jalan arteri.

Tol JORR

  • Seksi W1 Penjaringan-Kebon Jeruk
  • Seksi W2 Utara Kebon Jeruk-Ulujami
  • Seksi W2 Selatan Ulujami-Pondok Pinang
  • Seksi S Pondok Pinang-Taman Mini
  • Seksi E1 Taman Mini-Cikunir
  • Seksi E2 Cikunir-Cakung
  • Seksi E3 Cakung-Rorotan
  • Jalan Tol Akses Tanjung Priok Seksi E-1, E-2, E-2A, NS Rorotan-Kebon Bawang
  • Jalan Tol Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami.
  • Setelah diberlakukan integrasi lima gerbang tol yang dihilangkan yaitu GT Meruya Utama, GT Meruya Utama 1, GT Semper Utama, GT Rorotan, dan GT Pondok Ranji sayap arah Bintaro.
  • Setelah integrasi tarif untuk kendaraan golongan 1 Rp 15.000, golongan 2 dan 3 tarifnya Rp 22.500, serta golongan 4 dan 5 Rp 30.000.
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help