Berniat Melerai Tawuran, Riyanto Malah Tewas Dihujani Sabetan Sajam

Karyawan swasta tersebut tewas dihujani oleh lemparan batu dan senjata tajam, saat melerai tawuran antar warga.

Berniat Melerai Tawuran, Riyanto Malah Tewas Dihujani Sabetan Sajam
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi penganiayaan. 

RIYANTO (20) sebagai warga di Kampung Utan Bahagia RT 09 RW 04, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, tewas lantaran jadi korban pengeroyokan saat aksi tawuran antar warga berlangsung di Jalan Cempaka RT 09 RW 04, Kelurahan Cengkareng Timur, sekitaran 03.30 WIB, Sabtu (9/6/2018).

Karyawan swasta tersebut tewas dihujani oleh lemparan batu dan senjata tajam, saat melerai tawuran antar warga.

Kematian Riyanto, berawal dari tawuran warga antara kelompok AIRUT atau Kampung Pabrik Gelas dengan Kampung Persaki Duri Kosambi, tengah berseteru dengan kelompok warga dari Kampung Bedeng Cengkareng Timur.

Tawuran terjadi tepat di depan Sekolah Strada.

Ketika tawuran berlangsung, diketahui Riyanto berupaya menenangkan para kelompok warga.

Namun, imbauan Riyanto pun tidak diindahkan oleh sejumlah kelompok warga yang berseteru dengan kelompok warga lainnya.

"Niat melerai, namun Riyanto malah jadi bulan-bulanan salah satu dari kelompok warga yang sedang tawuran itu. Riyanto dihujani lemparan batu hingga dibacok dengan senjata tajam di lokasi oleh beberapa orang yang diketahui dari salah satu kelompok warga yang tawuran itu," papar Kapolsek Cengkareng, Kompol M Khoiri, kepada Warta Kota, Minggu (10/6/2018).

Khoiri menambahkan, tubuh Riyanto yang saat itu penuh luka sabetan senjata tajam dan juga lebam luka dalam, membuat nyawanya tak lagi bisa diselamatkan.

Di lokasi tawuran itu, Riyanto pun tergeletak dalam kondisi tubuhnya bersimbah darah.

"Kami mendapat laporan dari masyarakat, bila di depan Sekolah Strada, terjadi tawuran antar kelompok warga dan menewaskan satu orang, yakni Riyanto. Kami pun ke lokasi kejadian dan berupaya mengejar pelaku pengeroyokan yang membuat Riyanto tewas," lanjut Khoiri.

Diucapkan Khoiri, pihaknya telah mengantongi identitas sejumlah pelaku pengeroyokan, yang membuat nyawa Riyanto pun melayang.

Yakni Candra Virnanda (17), Tegar Pribadi (17), serta Muhamad Riyanvi alias Ucok (16).

Tiga remaja yang sama-sama warga di wilayah Cengkareng tersebut, berhasil dibekuk.

"Setelah mengeroyok korban (Riyanto), Candra dan Tegar langsung melarikan diri dari tempat tawuran itu menuju Kawasan Desa Malimping Selatan, Malimping, Lebak Banten. Dua remaja ini lah yang bacok menggunakan celurit, serta melempari dengan batu ke arah tubuh Riyanto, hingga tewas. Kedua remaja ini, berhasil kami bekuk tanpa perlawanan," jelas Khoiri kembali.

Khoiri melanjutkan, "Sementara, untuk seorang pelaku lain yakni Muhamad Riyanvi alias Ucok, berhasil kami tangkap di Pasar Timbul, Kapuk, Cengkareng. Tiga pelaku masih pengangguran ini, langsung kami bawa ke Polsek Cengkareng guna pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini, kami masih lakukan pengembangan," katanya (BAS)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help