Balihonya Dirusak, Sam Aliano: Mereka Ketakutan karena Visi Misi Saya Diikuti Mahatir Mohammad

Sam Aliano mengungkapkan kekesalannya kepada pelaku perusakan baliho pencapresan dirinya di kawasan Buncit, Pancoran, Jakarta Selatan.

Balihonya Dirusak, Sam Aliano: Mereka Ketakutan karena Visi Misi Saya Diikuti Mahatir Mohammad
WARTA KOTA/HAMDI PUTRA
Sam Aliano melaporkan pelaku perusakan baliho pencapresannya ke Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018). 

SAM Aliano mengungkapkan kekesalannya kepada pelaku perusakan baliho pencapresan dirinya di kawasan Buncit, Pancoran, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Kekesalan ini diungkapkan Sam Aliano setelah membuat laporan polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian, Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018).

"Saya bertanya, apakah dosa baliho saya dirusak?" ujar Sam Aliano kepada wartawan.

Baca: Sam Aliano Polisikan Perusak Balihonya

Menurutnya, pelaku perusakan berasal dari kubu partai politik yang tidak senang dengan visi dan misinya sebagai bakal calon presiden 2019 mendatang.

Ia menilai partai-partai politik mulai panik karena ketakutan Sam Aliano bisa menarik simpati masyarakat untuk mendukung pencapresan dirinya. Oleh sebab itu, menurutnya, otak pelaku perusakan melakukan perlawanan dengan cara-cara yang tidak sportif dan profesional.

"Perusakan ini berkaitan dengan keberhasilan saya membuat sistem aplikasi pendaftaran umrah gratis, yaitu presiden umrah, yang bisa diinstal melalui playstore," katanya.

Baca: Balihonya Dirusak, Sam Aliano: Kekejaman Politik yang Panik Sudah Keterlaluan

"Aplikasi tersebut bisa dan telah menerima pendaftaran dari masyarakat. Itu sebabnya kubu-kubu partai politik merusak baliho saya. Karena kekhawatiran mereka kalau saya bisa menarik simpatik masyarakat untuk memilih saya sebagai presiden di 2019," sambung Sam Aliano.

Aplikasi umrah gratis 'Presiden Umrah' besutan Sam Aliano bertujuan agar tidak terjadi lagi kasus-kasus penipuan yang dilakukan oleh para biro travel terhadap masyarakat. Ia merasa sangat prihatin lantaran banyaknya laporan warga kepadanya yang menjadi korban penipuan biro travel.

Sam Aliano menyebut latar belakang ketakutan partai politik juga disebabkan oleh visi misinya yang menyerupai visi misi Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Malaysia.

Baca: Sam Aliano Penuhi Janji Laporkan YouTube, Facebook, dan Telegram ke Bareskrim

"Mereka ketakutan karena saya sama seperti Mahatir Mohammad, karena visi misinya mengikuti saya juga menghapus utang negara. Itu yang mengkhawatirkan kubu-kubu partai politik," tutur Sam Aliano.

Ia menduga lawan politiknya sengaja melancarkan aksi teror dengan merusak baliho pencapresannya, agar Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (APMI) ini mundur dan tidak melanjutkan niat maju sebagai bakal calon presiden.

"Tapi saya ingatkan, mereka tidak akan berhasil. Saya tetap lawan mereka dengan cara profesional. Anda kalau mau lawan saya silakan, tapi dengan cara-cara profesional," ucap Sam Aliano.

Baca: Serius Maju di Pilpres 2019, Sam Aliano Dekati Empat Partai Politik

Berdasarkan laporan polisi nomor LP/1048/VI/2018/PMH/RJS, Sam Aliano melaporkan perusak baliho pencapresannya dengan pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian.

Sebelumnya, baliho bakal calon presiden 2019 Sam Aliano, di kawasan Buncit, Pancoran, Jakarta Selatan, dirusak oleh orang tak dikenal. Perusakan ini lantas membuat dirinya geram dan menempuh jalur hukum. (*)

Penulis: Hamdi Putra
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help