Indonesia Master 2018

Tontowi/Liliyana Akui Sempat Kewalahan Hadapi Praveen/Melati

Ketenangan, pengalaman dan berpasangan lebih lama, menurut Liliyana itu menjadi kunci mereka memenangkan pertandingan.

Tontowi/Liliyana Akui Sempat Kewalahan Hadapi Praveen/Melati
SUPERBALL.ID/FERI SETIAWAN
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Indonesia Master 2018. (Super Ball/Feri Setiawan) 

WARTA KOTA.COM,JAKARTA - Butuh satu kemenangan lagi, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan menuntaskan mimpi taklukkan Istora.

Stadion ini memang terbilang ‘angker’ bagi pasangan emas olimpiade tersebut karena belum sekalipun mereka jadi kampiun di Istora.

Kemenangan dua game langsung, 22-20, 21-17, atas Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di babak semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2018, kembali membuka peluang bagi Tontowi/Liliyana.

“Jordan/Melati main cukup bagus, kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing dan saya memang sudah menyangka akan ramai. Saya akui permainan saya agak kurang keluar, mungkin karena saya takut sama Praveen apa bagaimana. Untung cik Butet bisa membimbing saya,” kata Tontowi seperti rilis yang diterima Warta Kota.

“Penampilan Jordan/Melati saya apresiasi, mereka cukup bagus, walaupun lawan seniornya tapi tampil bagus. Kami cukup kewalahan, game pertama hampir lewat. Karena ketenangan, pengalaman dan juga sudah berpasangan lebih lama, kami bisa memenangkan pertandingan,” ucap Liliyana.

Baca: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Melangkah ke Final Indonesia Master 2018

“Mudah-mudahan Praveen/Melati bisa belajar dari pengalaman hari ini, mereka lebih tenang lagi , mau lawan Tiongkok, atau siapa saja yang lebih senior. Terutama Melati yang sudah lama nggak main di level super series, jadi belum mencicipi permainan pemain top. Melati sedikit ada rasa canggung dan takut. Tapi overall dia cukup baik, bisa mengeluarkan permainannya,” kata Liliyana.

Di laga final, Tontowi/Liliyana akan bertemu dengan pemenang antara pertarungan wakil Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, atau Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai dari Malaysia.

“Saya rasa pertandingan akan ramai ya, pasangan Malaysia juga lagi bagus performanya, Kalau pasangan Tiongkok yang menang, kami akan pelajari permainan mereka, waktu Zheng berpasangan dengan Chen Qingchen kan kami sudah sering ketemu, kalau sama Huang Yaqiong bisa lebih rapat lagi,” jelas Liliyana.

“Kami ingin memberikan yang terbaik dan maksimal. Mudah-mudahan sebagai tuan rumah kami dapat dukungan supporter dan bisa juara di istora yang baru ini,” pungkas Liliyana.

Penulis: Celestinus Trias HP
Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help