Rabu, 22 April 2026

Campus League, Ruang Kompetisi Mahasiswa Indonesia

Semakin banyak wadah kompetisi, potensi lahirnya atlet mahasiswa yang dilirik tim nasional kian terbuka. Landasan ini melahirkan Campus League.

Editor: Eko Priyono

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Kompetisi olahraga level perguruan tinggi menjadi kebutuhan mutlak untuk memperkuat mata rantai prestasi olahraga di Tanah Air. Semakin banyak wadah kompetisi, potensi lahirnya atlet mahasiswa yang dilirik tim nasional kian terbuka.

Hal ini yang mendasari diadakannya Campus League, organisasi privat yang menginisiasi ruang pengembangan potensi mahasiswa melalui kompetisi berbagai cabang olahraga. CEO Campus League, Ryan Gozali menjelaskan, Campus League dibangun sebagai ekosistem jangka panjang.

Ryan berharap nantinya program ini menjangkau seluruh cabang olahraga dan sistem perguruan tinggi secara nasional. Tahun ini, Campus League akan menggelar musim nol alias edisi pembuka. Futsal dipilih sebagai cabang olahraga (cabor) perdana.

Kompetisi yang mempertandingkan tim putra dan putri itu berlangsung selama tiga bulan (Oktober-Desember 2025) diikuti 64 tim perguruan tinggi dari empat kota di Pulau Jawa yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya.

"Tahun 2025 kan sudah memasuki kuartal terakhir, waktu tersisa cukup pendek, maka kami fokus untuk lebih dulu menggelar kompetisi futsal, olahraga terpopuler di kalangan mahasiswa dan paling siap dipertandingkan," kata Ryan, Jumat (3/10/2025).

Kapan musim perdana Campus League digelar? Menurut Ryan, kompetisi itu digulirkan pada 2026 mendatang dengan wilayah lebih besar, cabor yang beragam dan turnamen non-olahraga. Pada musim perdana tersebut, lanjut Ryan, kompetisi mempertandingkan tiga cabor yaitu basket, badminton, dan futsal.

Selain itu akan ada kompetisi uni-games yang terdiri dari beberapa cabor meliputi sepak bola putri, panjat dinding, ju-jitsu, wushu, dart, serta biliar.

"Kami lahir dari inisiatif untuk ikut serta berperan dalam peningkatan prestasi olahraga secara nasional," ujar Ryan.

Ryan menuturkan, ada tiga fase dalam pengembangan Campus League selama 10 tahun ke depan. Fase pertama pada 2025-2027 untuk penyelenggaraan kompetisi di Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Fase kedua di tahun 2028-2029 adalah memulai konsep kandang-tandang serta menambah kompetisi di bidang non-olahraga.

Fase terakhir: 2030-2034, tahap sustainability dengan membentuk closed league division dan komersialisasi. Campus League ditegaskan Ryan akan berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan sivitas akademika sebagai ekosistem utama.

Selain itu, Campus League juga menjalin kemitraan yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan mulai dari federasi olahraga, para sponsor, media dan komunitas olahraga.

"Kami ingin memastikan dan menjamin bergulirnya kompetisi yang adil dan berkualitas melalui standarisasi yang sama untuk seluruh peserta. Penilaian didasarkan pada performa serta konsistensi penyelenggaraan di semua kota dan level pertandingan. Misi kami tidak bisa dicapai sendirian, mesti gerak bersama demi mewujudkan Indonesia yang digdaya sepenuhnya melalui prestasi olahraga dan akademik," kata Ryan.

TRIVIA

  • Campus League (CL) adalah kompetisi olahraga mahasiswa nasional yang berdiri mulai 18 Agustus 2025
  • Tiga pilar utama CL adalah athleticism (atletisme), academics (akademik) dan affinity (afinitas)
  • CL hadir untuk memberi panggung bagi talenta muda Indonesia, memperkuat budaya olahraga kampus dan menciptakan ekosistem yang mendukung prestasi olahraga Indonesia dari dalam dan luar lapangan

Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News

Dapatkan informasi lain dari Wartakotalive.com lewat WhatsApp di sini

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved