Dirlantas Polda Metro Jaya Minta Anies Baswedan Kaji Ulang Rencana Izinkan Becak Beroperasi Lagi

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra menyayangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan becak beroperasi kembali.

Dirlantas Polda Metro Jaya Minta Anies Baswedan Kaji Ulang Rencana Izinkan Becak Beroperasi Lagi
Warta Kota/Henry Lopulalan
Aktivitas becak masih berlangsung di Kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (15 /1/2018). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra menyayangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan becak beroperasi kembali.

Sebab, becak merupakan moda transportasi yang rentan kecelakaan dan bisa menimbulkan kemacetan.

“Becak ini rentan juga terjadi kecelakaan, apalagi kemungkinan lawan arus bisa timbulkan kecelakaan. Mereka juga ngetem di satu tikungan, itu bisa timbulkan kemacetan,” kata Halim ketika dikonfirmasi, Jumat (19/1/2018).

Baca: Menghidupkan Becak Kemunduran bagi Jakarta

Kebijakan tersebut nantinya hanya memperbolehkan becak beroperasi di permukiman, khususnya di permukiman yang belum terdapat transportasi umum.

“Tapi, sepertinya di Jakarta semua permukiman sudah ada transportasinya,” ujar Halim.

Karena itu, ia berharap agar rencana tersebut dikaji ulang.

Baca: Ingin Kembali Operasikan Becak di Jakarta, Ini Penjelasan Anies Bawedan

“Kami sebenarnya, itu perlu dikaji ulang untuk masuk ke kota. Namun kalau demikian sarannya, mungkin di tempat permukiman yang belum terjangkau transportasi umum. Kedua, di tempat-tempat wisata dalam lingkungan,” tutur Halim.

Sebelumnya, Anies berencana mengizinkan kembali becak beroperasi di Jakarta. Namun, pengoperasian tersebut akan diatur, yaitu hanya diperbolehkan di dalam permukiman.

Becak memang dilarang beroperasi di Jakarta, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Aturan tersebut melarang tak hanya pengoperasian becak, tapi juga perakitannya. (*)

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved