100 Hari Anies Sandi

Hari ke-9: Anies Akhirnya Akui Dirinya Bertemu dengan Pengembang Reklamasi

Gubernur DKI Anies Baswedan enggan berkomentar tiap kali ditanya mengenai isu pertemuannya dengan pengembang reklamasi.

KOMPAS.com/NURSITA SARI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seusai menghadiri acara Santri of The Year di Galeri Nasional Indonesia, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2017). 

WARTA KOTA, JAKARTA - Selama beberapa hari terakhir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan berkomentar tiap kali ditanya mengenai isu pertemuannya dengan pengembang reklamasi.

Kalau bukan memberi jawaban "nanti saja", Anies biasanya hanya tersenyum.

Selasa kemarin, Anies akhirnya menanggapi kabar itu.

Dia membenarkan bahwa pernah mengikuti pertemuan dengan pengembang reklamasi di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Benar ada pertemuan itu," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (24/10/2017) kemarin.

Anies tidak menyebut secara rinci siapa saja yang hadir dalam pertemuan itu.

Baca: Polemik Proyek Pulau Reklamasi karena Janji Kampanye adalah Utang yang Harus Dilunasi

Majalah Tempo edisi 22 Oktober 2017 melaporkan, pertemuan itu terjadi pada Agustus lalu. Itu berarti sebelum Anies dilantik sebagai gubernur Jakarta.

Menurut Tempo, dalam pertemuan itu selain tuan rumah Prabowo Subianto, ada dua tamu Prabowo yaitu bos Grup Artha Graha, Tomy Winata, dan pemilik Grup Agung Sedayu yang punya lima pulau reklamasi, yaitu Richard Halim Kusuma.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta dari Gerindra, Muhammad Taufik, juga dilaporkan hadir.

Masih menurut Tempo, Prabowo pada kesempatan itu mempersilakan Tomy Winata menjelaskan tujuan pertemuan.

Tomy lalu memulai percakapan dengan memperkenalkan Richard.

Richard merupakan putra Sugianto Kusuma alias Aguan, bos Grup Agung Sedayu.

Agung Sedayu merupakan induk PT Kapuk Naga Indah, pemegang izin Pulau A, B, C, D, dan E.

Anies semalam mengatakan, saat pertemuan itu dia hanya mendengar para pengembang memaparkan isu-isu reklamasi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved