WartaKota/

Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Gratis

Ia memaparkan, satu kereta terdiri dari dua gerbong yang totalnya bisa maksminal mengangkut 176 penumpang, atau 88 orang per gerbong.

Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Gratis
WARTA KOTA/ALIJA BERLIAN FANI
Layanan kereta antar-terminal di Bandara Soekarno-Hatta yang bernama Skytrain, resmi beroperasi, Minggu (17/9/2017) hari ini. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Alija Berlian Fani

WARTA KOTA, TANGERANG - Skytrain, fasilitas transportasi baru di Bandara Soekarno-Hatta, resmi beroperasi dan gratis.

"Penggunaan atau pengunjung bandara sama sekali tidak dikenakan tambahan biaya," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, saat peresmian skytrain di Terminal 3 Bandara Soetta, Minggu (17/9/2017).

Ia memaparkan, satu kereta terdiri dari dua gerbong yang totalnya bisa maksminal mengangkut 176 penumpang, atau 88 orang per gerbong.

Baca: Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi Hari Ini

"Headway lima menit, waktu tempuh antar terminal tiga menit. Kalau dioptimalkan luar biasa, dalam satu jam bisa lima sampai enam pergerakan, katakan enam kali 176, (mengangkut) seribu lebih dalam satu jam," tuturnya.

Saat ini, Awaluddin mengungkapkan, sudah ada tiga kereta yang dapat dioperasikan, dengan total enam gerbong, dan ke depannya akan terus ditambah mengikuti kebutuhan operasional.

Meski sudah diresmikan hari ini oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, operasional kereta belum bisa mengakses seluruh terminal.

Baca: Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Dapat Pindahkan Seribu Orang per Jam

"Saat ini baru satu trek (jalur), dari terminal tiga ke terminal dua, dan sebaliknya dua ke tiga. Targetnya Desember nanti semua sudah beroperasi," paparnya.

Dalam pengoperasian tahap pertamanya, skytrain bandara akan beroperasi pada pukul 07.00-10.00 WIB, pukul 13.00-14.00 WIB, dan pukul 17.00-19.00 WIB.

Fasilitas transportasi baru di Bandara Soekarno-Hatta ini akan berjalan secara otomatis atau tanpa pengemudi.

"Sekarang driver-nya dalam satu lintasan ada 13 (orang), nantinya kalau sudah otomatis mereka bisa dialihkan untuk teknisi dan kontrol room," ungkapnya. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help