Dapat Remisi HUT RI, 13 Napi Rutan Cilodong Bebas

Dari 233 napi itu, 13 diantaranya langsung bebas atau mendapat remisi umum (RU) II.

Dapat Remisi HUT RI, 13 Napi Rutan Cilodong Bebas
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Pemberian remisi HuT RI secara simbolik oleh Walikota Depok M Idris ke napi di Rutan Cilodong, Depok, Kamis (17/8/2017) 

WARTA KOTA, DEPOK - Sebanyak 233 narapidana (napi) dari sekitar 900 warga binaan di Rumah Tahanan Kelas II B Cilodong, Depok, mendapatkan remisi atau pemotongan masa tahanan di HUT ke-72 Kemerdekaan RI, Kamis (17/8/2017).

Dari 233 napi itu, 13 diantaranya langsung bebas atau mendapat remisi umum (RU) II. Sementara 3 napi lainnya tinggal menunggu selesainya masa hukuman tambahan atau subsider untuk bebas.

Kepala Rutan Kelas II B Cilodong Depok, Sohibul Rachman menuturkan pemberian remisi ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor W11-1232.PK.01.01.02 Tahun 2017 tentang Remisi Umum 17 Agustus tahun 2017.

"Remisi diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi sejumlah syarat, diantaranya sudah menjalani masa kurungan lebih dari 6 bulan," kata Rachman, Kamis (17/8/2017).

Ia mengatakan napi yang mendapat remisi ini, masa tahanannya mulai dari 1 sampai 3 tahun. "Jenis pidananya dari pidana umum seperti kasus pencurian, dan pidana khusus seperti penyalah gunaan narkoba,” katanya.

Menurut Rachman untuk memperoleh remisi para narapidana harus memenuhi sejumlah persyaratan sesuai undang-undang. Diantaranya, sejumlah syarat administrasi dan yang terutama perilaku narapidana selama berada di dalam rutan.

“Narapidana yang mendapat remisi ini sudah berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan, serta tidak melakukan suatu pelanggaran," katanya.

Secara simbolik pemberian remisi dilakukan oleh Wali Kota Depok M Idris Abdul Shomad, di Rutan Cilodong, Depok, Kamis.

Idris mengatakan, pemberian remisi merupakan amanat undang-undang dan bagian dari realisasi Hak Asasi Manusia (HAM) yang dimiliki oleh para warga binaan di Rutan Cilodong.

"Pemberian remisi ini tentunya telah melalui berbagai proses pertimbangan oleh pihak Rutan, dan pihak terkait lainnya," kata Idris.

Untuk napi yang mendapat remisi langsung bebas diharapkan dapat menjalani hidup yang lebih baik dan bermakna di tengah masyarakat. "Serta tidak lagi mengulangi perbuatannya," kata Idris.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help