Home »

News

» Jakarta

Serikat Pekerja JICT Disebut Rakus Bonus Tahunan

Dari tiga tuntutannya, para pekerja di JICT ini seringkali menuntut perihal pencairan bonus tahunan.

Serikat Pekerja JICT Disebut Rakus Bonus Tahunan
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Ratusan buruh Jakarta International Container Terminal (JICT) menggelar aksi mosi tidak percaya, dan menyegel salah satu ruang direksi di Gedung JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (6/4/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Panji Baskhara Ramadhan

WARTA KOTA, KOJA -- Serikat Pekerja (SP) Jakarta International Container Terminal (JICT), Koja, Jakarta Utara, hingga kini masih berunjuk rasa dengan menutup operasional pelabuhan JICT, Kamis (3/8/2017).

Dari tiga tuntutannya, para pekerja di JICT ini seringkali menuntut perihal pencairan bonus tahunan.

"Sebenarnya, terdapat dua bonus tahunan yang dituntut para pekerja. Bonusnya itu, diklaimnya pekerja sebagai hasil dari kerja kerasnya atas kinerja yang diberikannya. Bonus pertama itu telah cair sejak beberapa bulan lalu. Sekarang mereka menuntut lagi pencairan bonus kedua. Terlihat rakus bonus tahunan," ungkap Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kasudinakertrans) Jakarta Utara, Dwi Untoro, di lobby Kantor JICT.

Untuk mengatasi masalah ini, dia mengatakan, akan diadakan pertemuan antara SP JICT dan pemegang saham, yang dijadwalkan pada hari Jumat (4/8/2017).

Selain tuntutan bonus, dua tuntutan lainnya, antara lain tabungan beserta Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

"Semalam kita membahasnya bersama jajaran Dirjen perindustrian membahas hal ini. Mudah-mudahan ketemu jalan keluarnya," ungkapnya.

Diketahui, untuk Junior staf pekerja JICT telah gaji capai sekitar Rp 600 juta per tahunnya dan untuk senior manager mencapai Rp 1,6 Milyar per-tahun. (*)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help