Ada Tas Ransel Mencurigakan di Depan ITC Depok, Jalan Margonda Macet Parah

Tas ransel hitam yang mencurigan itu diletakkan di pedestrian jalan di depan ITC Depok, dan disandarkan ke tembok pagar ITC Depok.

Ada Tas Ransel Mencurigakan di Depan ITC Depok, Jalan Margonda Macet Parah
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Tas ransel mencurigakan ditemukan warga di depan pusat perbelanjaan ITC Depok, di sisi Jalan Margonda Raya, di samping pintu masuk Terminal Kota Depok, Senin (3/7/2013) pagi. 

WARTA KOTA, DEPOK - Tas ransel mencurigakan ditemukan warga di depan pusat perbelanjaan Depok'>ITC Depok, di sisi Jalan Margonda Raya, samping pintu masuk Terminal Kota Depok, Senin (3/7/2013) pagi.

Petugas kepolisian kemudian menutup ruas Jalan Margonda arah Jakarta, mulai dari depan Depok'>ITC Depok sampai depan Terminal Depok, dengan memasang garis polisi.

Akibatnya, kendaraan arah ke Jakarta di Jalan Margonda macet parah dan mengular sampai ke Jalan Kartini hingga 1 kilometer, karena dialihkan melalui Jalan Dewi Sartika dan jalan lain di sekitarnya.

Baca: Ajakan Berhubungan Badan Ditolak, Penyekap Mahasiswi di Depok Gebrak Meja Lalu Pergi

Pantauan Warta Kota, tas ransel hitam yang mencurigan itu diletakkan di pedestrian jalan di depan Depok'>ITC Depok, dan disandarkan ke tembok pagar Depok'>ITC Depok.

Tas sudah ditutup dengan beberapa bangku plastik yang mengelilinginya.

Perwira Pengawas Polresta Depok Kompol Susi menuturkan, pihaknya menerima laporan warga atas keberadaan tas mencurigakan itu.

Baca: Anggota FPI Pelaku Persekusi Ini Mengaku Tak Tahu Korbannya Anak Kecil

"Dari laporan saksi mata, tas diletakkan orang tidak dikenal di depan Depok'>ITC Depok, dan orangnya pergi ke arah Jakarta. Laporan dari warga demikian," jelasnya.

Menurut Susi, polisi langsung melakukan sterilisasi lokasi di sekitar temuan tas, dan sudah berkoordinasi dengan Gegana Brimob Kelapa Dua.

Saat ini, petugas Gegana sudah tiba di lokasi dan sedang mengidentifikasi tas tersebut. (*)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help