Ini Tips Orangtua Hadapi Anak Sulit Makan Sayur dan Buah
Orangtua kerap dihadapi oleh persoalan sulitnya anak dalam mengonsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTA KOTA, BEKASI -- Orangtua kerap dihadapi oleh persoalan sulitnya anak dalam mengonsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah.
Padahal asupan gizi tersebut sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Untuk itu, diperlukan siasat dalam mengatur pola hidup anak, agar mereka mau mengonsumsi sayur.
Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani mengatakan, ada tujuh kiat makan (feeding tips) agar si kecil mau mengonsumsi serat.
Tujuh tips itu adalah kenalkan anak pada buah dan sayur, ceritakan dongeng tentang makanan, buat anak lapar dengan mengajaknya bermain hingga jam makan, libatkan anak memasak, berikan makanan dengan wadah yang lucu dan menarik, tata makanan secara unik, serta beritahu anak dalam proses makan yang menyenangkan.
"Tujuh feeding tips ini, diyakini mampu membuat anak bersemangat untuk makan dengan nutrisi yang seimbang," kata Anna di Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Asparagus, Durenjaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (13/4) siang.
Anna mengatakan, berbagai penelitian menyebutkan bahwa feeding style atau cara pemberian makan yang tepat bisa menerapkan kebiasaan makan yang sehat (healthy eating habit) di rumah.
Karena itu, penting juga pendidikan bagi orangtua agar mereka bisa menerapkan pola hidup sehat.
Dalam kesempatan itu, Anna mengapresiasi program PAUD Healty Eating Habit (HEH) yang digagas oleh SGM Eksplor Buah dan Sayur.
Program ini, kata dia, bisa meningkatkan kesadaran pada orangtua betapa pentingnya asupan sayur dan buah bagi anak.
Menurut dia, orangtua jangan terlalu memaksa anak bila mereka sulit mengonsumsi sayur dan buah.
Jangan juga mereka membiarkan sang anak mengonsumsi makanan seenaknya tanpa diiringi serat.
"Ada baiknya anak diajak senang dulu tentang sayur dan buah, seperti pengenalan buah dan sayur. Bila perlu ajak memasak agar mereka mau mengonsumsi serat," jelas perempuan lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini.
Brand Manager SGM Eksplor Buah dan Sayur, Diana Beauty mengatakan, kegiatan ini telah dimulai sejak Maret 2017 dan ditargetkan selesai hingga September 2017.
Sasarannya adalah 20 PAUD dengan jumlah siswa minimal 50 orang di daerah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) dan Jawa Barat.
"Kita ingin impact (dampak) program ini terasa besar, makanya PAUD yang kami pilih dengan jumlah minimal 50 siswa," jelas Diana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170413ini-tips-orangtua-hadapi-anak-sulit-makan-sayur-dan-buah1_20170413_140235.jpg)