Kebakaran
Basement Mesin Pompa Air Taman Mega Kuningan Terbakar
Karyawan di Kompleks Mega Kuningan dikejutkan dengan kebakaran dan kepulan asap hitam yang keluar dari mesin pompa air mancur, taman Mega Kuningan.
WARTA KOTA, KUNINGAN - Karyawan di Kompleks Mega Kuningan dikejutkan dengan kebakaran dan kepulan asap hitam yang keluar dari mesin pompa air mancur, taman di belakang Pos Polisi Mega Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2015) pagi. Untungnya dalam peristiwa kebakaran itu tidak ada korban jiwa.
Anto (32), salah seorang saksi mata mengatakan kebakaran berawal saat terlihat kepulan asap dibelakang pos polisi. Kejadian kebakaran itu terjadi pada pukul 07.30 WIB.
"Asapnya kebakarannya tadi banyak banget di taman," kata karyawan di salah satu perusahaan di kawasan Mega Kuningan itu.
Menurutnya, tak lama berselang petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan langsung datang ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.
Selama kurang lebih satu jam, api dan kepulan asap bisa dipadamkan oleh petugas pemadam.
"Langsung datang petugas pemadam kebakarannya dan mencoba mematikan api," tuturnya.
Kebakaran dalam basement pompa air mancur
Kepala Seksi Pengendalian Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Edi Sucipto menuturkan, obyek yang terbakar adalah basement pompa air mancur taman di belakang pos polisi Mega Kuningan. Diduga kebakaran itu karena konsleting listrik.
"Yang terbakar itu di basement pompa air mancur taman," kata Edi Sucipto.
Sebanyak 16 unit pemadam kebakaran diterjunkan dalam peristiwa itu. Saat ini, kata dia, masih dalam proses pendinginan.
Akan dicek
Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Diah Kurniati menuturkan, pihaknya akan mengecek apakah itu pompa air mancur milik taman atau tidak.
Pasalnya, kejadian kebakaran itu belum dilaporkan kepada pihaknya.
"Saya cek dulu yah. Jangan-jangan bukan punya kita (pompa air mancur) itu. Karena ngga ada laporan ke saya," ungkap Ratna Diah Kurniati.