Mau Selamatkan Pancing Malah Terbawa Arus BKB
hilangnya Raffi, yang belum ditemukan hingga Selasa malam, terjadi karena dia hendak mengambil sejuntai kail pancing yang tersangkut di turap BKB.
WARTA KOTA, MENTENG -- Maksud hati ingin mengisi waktu luang libur sekolah dengan memancing, Raffi (14) seorang bocah asal Pasar Rumput, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan justru hilang tenggelam dalam aliran Banjir Kanal Barat (BKB), tepatnya seberang Pasar Rumput pada Selasa (2/6/2015) siang.
Malangnya, hilangnya Raffi, yang belum ditemukan hingga Selasa malam, terjadi karena dia hendak mengambil sejuntai kail pancing yang tersangkut pada sisi turap BKB.
Hilangnya bocah kelas VII SMP tersebut diungkapkan Yono, warga setempat diketahui bermula saat Raffi bersama ketiga orang teman sebayanya hendak memancing ikan di sisi selatan kali yang berada di perbatasan antara wilayah Kecamatan Menteng dan Setiabudi pada sekira pukul 13.30 WIB.
Karena kail pancing milik rekan Raffi tersangkut, Raffi yang berbadan lebih besar dibandingkan teman sebayanya itu mencoba meraih kail dengan cara menuruni sisi turap sedalam dua meter. Namun naas, belum sampai jangkauan, Raffi kemudian terjatuh dan tenggelam.
Melihat Raffi tenggelam, ketiga rekan Raffi yang keseluruhannya laki-laki itu pun dikatakannya, mencoba menolong dengan melompat ke dalam aliran BKB yang tenang. Sayang, ketiganya justru terbawa arus BKB sejauh beberapa meter hingga akhirnya diselamatkan oleh seorang pemulung yang kebetulan berada di sisi kali.
"Ketiganya bisa ditarik kaosnya, selamat. Nah, korban nggak bisa diselamatin karena nggak ada pegangan, dia telanjang dada pas nyebur ke kali. Padahal, katanya, tadi sempat ditarik, tapi terlepas lagi," ungkapnya.
Hingga kini, Raffi yang diketahui warga RT 7, Jalan Menteng Rawa Jelawe, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan itu masih belum ditemukan. Baik pihak Kepolisian maupun tim SAR yang berada di lokasi pun masih melakukan pencarian dan belum dapat memastikan kondisi serta perkiraan posisi Raffi saat ini.