Hindari Tomcat, Penghuni Rusun Daan Mogot Tutup Jendela dan Ventilasi

Warga penghuni rusun Daan Mogot bersih-bersih rumah dan menyemprot area sawah agar tomcatnya mati

Hindari Tomcat, Penghuni Rusun Daan Mogot Tutup Jendela dan Ventilasi
Andika Panduwinata

WARTA KOTA, CENGKARENG - Penghuni Rusunawa Daan Mogot, Jakarta Barat diserang binatang sejenis serangga yakni tomcat.

Warga pun menjadi resah dan was-was dengan keberadaan tomcat yang menyengat lebih dari 30 penghuni tersebut.

Juned (41) satu dari warga setempat mengungkapkan para penghuni melakukan bersih - bersih di sekitar area rusun untuk mengantisipasi serangan tomcat.

"Tomcat itu asalnya ya dari sawah, kami melakukan bersih-bersih. Kemarin juga pihak pemerintahan setempat datang ke sini untuk menyemprot area sawah menggunakan pembasmi hawa biar tomcatnya pada mati," ujar Juned kepada Wartakotalive.com saat ditemui di Rusunawa Daan Mogot pada Sabtu (30/5/2015).

Selain bersih - bersih di luar rusun, warga juga mengantisipasi kedatangan tomcat dengan cara tak membiarkan jendela atau fentilasi yang terbuka.

Sebab hewat kecil yang dapat terbang ini kerap merangsek melalui jendela dan lubang fentilasi.

"Bersih - bersih juga di rumah, jangan biarin serangga itu masuk. Kalau ada binatang kecil di dalam rumah, ya langsung ditangkap dan dimatikan saja," ucap Peni (36) yang menjadi korban sengatan tomcat.

Camat Cengkareng, Ali Maulana Hakim menyatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan Sudin Kesehatan untuk melakukan pencegahan terkait darurat tomcat di Rusun Daan Mogot.

Ia menuturkan selain dilakukan penyemprotan, para korban juga mendapat pengobatan agar luka yang diakibatkan dari gigitan tomcat tak semakin parah.

"Kami juga melakukan pengobatan dengan memberikan obat jenis salep kepada penghuni yang kulitnya terkelupas bahkan hingga melepuh karena disengat tomcat," kata Ali. (Andika Panduwinata)

Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved