Lipsus Edisi Cetak

Warga Pusing Bayar PBB Rp 7 Juta/Bulan

Kenaikkan pembayaran PBB untuk tahun ini sangat tinggi. Membuat banyak orang merasa geram dan tak bisa apa-apa

Warga Pusing Bayar PBB Rp 7 Juta/Bulan
Warta Kota/Istimewa
Ilustrasi SPPT PBB. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Sorot mata Anton (47) tajam menatap lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) tahun 2014 miliknya. Mimik wajah laki-laki warga Keba­yoran Baru, Jakarta Selatan, itu jelas menunjukkan amarah saat melihat angka Rp 22 juta pada lembaran SPPT tahun 2014. Dia terdiam sejenak seperti memikirkan sesuatu.

Sementara itu, Winata Halim, warga Kelapa Gading, Jakarta Utara, bahkan harus membayar PBB tahun 2014 sebesar Rp 85 juta atau Rp 7 juta lebih setiap bulannya.

"Ini sama saja saya ngontrak di rumah sendiri. Berarti tiap bulan saya harus menyisihkan uang Rp 2 juta untuk bayar PBB. Sama saja ngontrak, kan?" ujar Anton kepada Warta Kota di rumahnya, pekan lalu.

Anton beserta istri dan keempat anaknya tinggal di atas lahan berupa tanah dan bangunan seluas sekira 500 m2. Pria yang bekerja di bidang event organizer (EO) ini merasa bingung tarif PBB melonjak drastis. Tahun lalu, ia hanya membayar PBB Rp 11 juta untul lahan dan rumah yang sama.

Namun, tahun ini 'dipaksa' membayar Rp 22 juta. "Kalau begini caranya terus terang saya merasa sakit hati." (Harian Warta Kota)

Baca selengkapnya di Harian Warta Kota Edisi Minggu, 3 November 2014

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved