Bintang Muda Sepak Bola Putri dari Kudus dan Malang Bersinar
MI NU Baitul Mukminin dan SDN Jambean 02 Pati juara turnamen sepak bola putri di Kudus. SDN Lowokwaru 3 serta SDN Tulungrejo 02 kampiun di Malang.
WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Gelaran turnamen sepak bola putri bertajuk MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Kudus dan MLSC Malang Seri 2 2025-2026 telah mencapai partai puncak usai melewati serangkaian laga yang kompetitif.
Di Kudus, MI NU Baitul Mukminin (KU 10) dan SDN Jambean 02 Pati (KU 12) menaklukkan lawan-lawan tangguhnya demi meraih gelar juara. Sedangkan di Malang, SDN Lowokwaru 3 tampil gemilang dengan memastikan gelar juara di KU 10, sedangkan SDN Tulungrejo 02 sukses menjadi yang terbaik di kategori KU 12.
Program Director MLSC Teddy Tjahjono mengatakan penyelenggaraan turnamen di Kudus dan Malang merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk membangun ekosistem sepak bola putri Indonesia sejak usia dini. Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan menjadi kunci penting dalam melahirkan calon atlet yang berkualitas di masa depan.
"Kami memiliki komitmen jangka panjang untuk mendukung sepak bola putri Indonesia. Ini tahun ketiga MLSC dan secara kualitas terus menunjukkan perkembangan konsisten. Jenjang berikutnya adalah Hydroplus Soccer League (HPSL)," ujar Teddy melalui keterangan, Senin (25/5/2026).
"Dari hasil MLSC maupun HPSL, antusiasme peserta terus meningkat, kualitas permainan para pemain muda juga semakin berkembang dari seri ke seri. Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi yang digelar secara konsisten mampu menjadi wadah pembinaan yang efektif untuk melahirkan talenta-talenta sepak bola putri masa depan," kata Teddy.
Ia menilai keberlangsungan kompetisi secara rutin memberi ruang bagi para pemain muda untuk berkembang melalui pengalaman bertanding yang kompetitif dan terarah. Dengan pembinaan yang berjalan berkesinambungan, Teddy optimistis ajang ini dapat menjadi wadah lahirnya bibit-bibit potensial bagi sepak bola putri Indonesia.
Teddy juga melihat perkembangan positif dari sisi kualitas permainan dan pemahaman para peserta terhadap sportivitas di lapangan. Semangat bertanding, fair play hingga keberanian menunjukkan kemampuan terbaik menjadi bagian penting yang terus tumbuh dalam setiap seri MLSC.
Pelatih kepala MLSC 2025-2026, Timo Scheunemann menegaskan proses seleksi pemain dalam seri ini tidak semata-mata melihat kemampuan olah bola para peserta. Menurut Timo, pembinaan atlet muda sepak bola putri tidak hanya berorientasi pada prestasi instan.
Ia menekankan pentingnya konsistensi latihan dan kecintaan siswi saat bermain sepak bola sebagai pondasi utama dalam proses pembentukan karakter maupun peningkatan kemampuan.
"Prestasi itu memang penting tapi yang tidak kalah penting adalah konsistensi para siswi dalam latihan. Ketika kemampuan mereka meningkat, mereka akan semakin senang bermain sepak bola. Dari situ, baru digali potensi dan bakatnya. Kemudian, sekolah juga bisa menyisipkan nilai-nilai pengembangan mental dan karakter yang sejalan dengan dunia pendidikan," ujar Timo.
Timo menambahkan Kudus sebagai kota pertama penyelenggaraan telah memperlihatkan fondasi pembinaan yang semakin matang, sementara Malang mulai menunjukkan peningkatan, baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas pemain. Ia menyebut, tim pelatih juga aktif melakukan pemantauan langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan para pemain potensial mendapatkan kesempatan tampil dan berkembang dalam kompetisi.
"Kudus adalah kota pertama MLSC, jadi awal Mula sepak bola putri tumbuh di sana dan terus konsisten dibangun. Sementara, Malang baru dua kali menggelar MLSC, namun perkembangannya sudah terlihat baik, dari jumlah pemain maupun kualitas pemain. Kami juga mendatangi sekolah-sekolah supaya mereka ikut berpartisipasi. Bahkan pemain yang tampil di final KU 12 nanti diproyeksikan memperkuat tim All-Star Malang untuk tampil di Kudus pada akhir Juni bersama perwakilan dari 12 kota lainnya," ujar Timo.
Juara Kudus dan Malang
MLSC Kudus Seri 2 2025-2026 berlangsung 19 hingga 24 Mei 2026, di Supersoccer Arena dan Lapangan Rendeng, Kudus, Jawa Tengah. MLSC Kudus Seri 2 diikuti 1.391 siswi dari 89 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) terbagi dalam 66 tim KU 10 dan 64 tim KU 12.
Sedangkan, MLSC Malang Seri 2 2025-2026 bergulir pada 21 hingga 24 Mei 2026 di Stadion Gajayana, Malang. MLSC Malang Seri 2 diikuti oleh 2.161 siswi dari 122 MI dan SD yang terbagi dalam 82 tim KU 10 dan 116 tim KU 12.
Pada laga final MLSC Kudus Seri 2 2025-2026, pertandingan KU 10 berlangsung sengit dan penuh tensi antara MI NU Baitul Mukminin dan MI NU Pendidikan Islam. Hasilnya, MI NU Baitul Mukminin menjadi peraih trofi juara di KU 10, usai menumbangkan lawan mainnya dengan skor 4-1, berkat gol-gol cantik dari Nadya Alyssa Azzahra, Khasna Marsa Irsyad, Izzatunnisyafa Zahida Azzahra dan Arla Manda Giunia yang berturut-turut menambah keunggulan MI NU Baitul Mukminin hingga akhir pertandingan.
Menyusul, laga sengit selanjutnya dari KU 12 yakni para juara bertahan SDUT Bumi Kartini Jepara melawan SDN Jambean 02 Pati. Keduanya bermain alot sampai menit ke-13, hingga winger andalan SDUT Bumi Kartini Jepara, Rere Zenita Farza menjebol pertahanan penjaga gawang SDN Jambean 02 Pati.
Selang beberapa menit, kedudukan imbang. Namun, hasil pertandingan akhirnya ditentukan melalui tendangan penalti karena skor kembar tidak belum berubah hingga wasit meniup peluit panjang. Setelah babak penalti yang menguras energi, SDUT Bumi Kartini Jepara justru harus menyerahkan kemenangan kepada SDN Jambean 02 Pati dengan skor 6-5.
Pelatih SDN Jambean 02 Pati, Muhammad Hidayat mengaku sangat bangga setelah tim asuhannya tampil menawan dan keluar sebagai kampiun baru usai menundukkan lawan kuat yang menjadi juara bertahan di ajang MLSC Kudus seri sebelumnya. Ia menilai keberhasilan tersebut lahir dari kerja keras para pemain yang menunjukkan kegigihan tinggi sepanjang turnamen.
Faiha Talloi Carena, salah satu atlet andal sekaligus kapten SDN Jambean 02 Pati tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya usai sukses menyabet gelar juara. Perjuangannya bersama teman satu tim berbuah manis.
"Kami tidak menyangka bisa merebut gelar juara KU 12," ujar Faiha.
Sementara itu, partai final KU 12 MLSC Malang Seri 2 2025-2026 berlangsung menarik. SDN Lowokwaru 3 tampil dominan sejak menit awal hingga akhirnya menundukkan SDN Pandanlandung dengan skor 3-0. Permainan agresif dan kolektivitas antarpemain menjadi kunci kemenangan SDN Lowokwaru 3 dalam laga puncak tersebut.
Mereka sanggup menekan pertahanan lawan melalui serangan-serangan cepat dan penyelesaian akhir yang efektif, sehingga membuat SDN Pandanlandung kesulitan mengembangkan permainan. Tiga gol yang tercipta sekaligus memastikan SDN Lowokwaru 3 keluar sebagai kampiun baru di kategori KU 12.
Adapun pada final KU 10, pertandingan berlangsung tak kalah seru. SDN Tulungrejo 02 sukses mengamankan gelar juara usai mengalahkan SDN Tunjungsekar 3 dengan skor 3-1. Meski sempat mendapat perlawanan ketat, SDN Tulungrejo 02 mampu menjaga konsistensi permainan dan tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Pertandingan berlangsung dalam tempo cepat dengan aksi jual beli serangan dari kedua tim. Namun, ketenangan para pemain SDN Tulungrejo 02 di lini depan membuat mereka mampu unggul hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih SDN Lowokwaru 3, Hazmi Wardi menilai anak asuhnya mampu tampil disiplin dan menjalankan strategi permainan dengan sangat baik sepanjang laga final. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada striker Adelice Maureen Hanum Faisal dan kawan-kawan yang tampil impresif di lini depan lewat gol-gol penting yang membantu timnya meraih gelar juara.
"Anak-anak mampu bermain tenang dan menjalankan instruksi dengan sangat baik di lapangan. Saya juga bangga dengan Adelice dan seluruh pemain yang terus menunjukkan kerja keras serta semangat latihan tinggi. Kalau konsisten seperti ini, peluang mereka untuk berkembang menjadi pemain profesional tentu sangat terbuka,” ujar Hazmi.
PEMENANG MLSC KUDUS SERI 2 2025-2026
- Kategori Usia 10
Juara: MI NU Baitul Mukminin
Peringkat kedua: MI NU Pendidikan Islam
Semifinalis: SDN Gunungwungkal 01 dan SD 2 Demaan
Pencetak gol terbanyak: Charissa Setya Ayudiana (SDIT Al Islam Kudus/37 gol) dan Nadhira Adiba Syakila (MI NU Pendidikan Islam/37 gol)
Pemain terbaik: Khusna Marsa Irsyad (MI NU Baitul Mukminin)
Kiper terbaik: Aulia Agustin (SDN Gunungwungkal 01)
Tim fair play: MIM Al Tanbih Kudus - Kategori Usia 12
Juara: SDN Jambean 02 Pati
Peringkat kedua: SDUT Bumi Kartini Jepara
Semifinalis: SDN 1 Rendeng dan SDIT Al Islam Kudus
Pencetak gol terbanyak: Rara Zenita Fatin (SDUT Bumi Kartini Jepara/42 gol)
Pemain terbaik: Sabrina Dwi Ristiyana (SDN Jambean 02 Pati)
Kiper terbaik: Queisha Sava Azzalfa (SDUT Bumi Kartini Jepara)
Tim fair play: SDN 1 Panggang Jepara
PEMENANG MLSC MALANG SERI 2 2025-2026
- Kategori Usia 10
Juara: SDN Tulungrejo 02
Peringkat kedua: SDN Tunjungsekar 3
Semifinalis: SDN Tulungrejo 04 Batu dan SDN 1 Sukoanyar
Pencetak gol terbanyak: Syakila Naura Putri (SDN Sawojajar 6/32 gol)
Pemain terbaik: Ya'qud Nadhifah Rafani Utomo (SD Islam Al Falah)
Kiper terbaik: Cahaya Ni'matul Solehah (SDN Tulungrejo 02)
Tim fair play: SD Islam Al Falah - Kategori Usia 12
Juara: SDN Lowokwaru 3
Peringkat kedua: SDN 3 Pandanlandung
Semifinalis: SDK Santa Maria 01 dan SDN Lowokwaru 4
Pencetak gol terbanyak: Adelice Maureen Hanum Faisal (SDN Lowokwaru 3/36 gol)
Pemain terbaik: Ananda Nindy Dwi Berlian (SDN Lowokwaru 4)
Kiper terbaik: Aira Firdayanti (SDN 3 Pandanlandung)
Tim fair play: MI Miftahul Huda Sukolilo
Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News
Dapatkan informasi lain dari Wartakotalive.com lewat WhatsApp di sini
pembinaan sepak bola putri
turnamen sepak bola putri
sepak bola putri Indonesia
tim nasional sepak bola putri
Timnas Putri Indonesia
Bakti Olahraga Djarum Foundation
| Arema FC Women dan Tigers Football Academy Mendominasi Kompetisi Sepak Bola Putri |
|
|---|
| Juara Baru Turnamen Sepak Bola Putri KU 10 dan 12 Tahun Lahir di Surabaya |
|
|---|
| Mojang Priangan dan Akademi Persib Bandung Raih Tiket All-Star ke Kudus |
|
|---|
| Audisi Umum PB Djarum 2026, Pencarian Talenta Pebulu Tangkis Diperluas hingga ke Sulawesi |
|
|---|
| SDN Jatiwaringin 2 dan SDN Sukaresmi 06 Unjuk Gigi di Kota Bekasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Selebrasi-tim-MI-NU-Baitul-Mukminin.jpg)