TOPIK
PPDB 2018
-
Ratusan orangtua siswa miskin yang anaknya ditolak di SMP Negeri di Depok, dalam PPDB SMP 2018, menggeruduk Balai Kota Depok Rabu pagi.
-
Penerapan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru merupakan upaya mempercepat pemerataan di sektor pendidikan.
-
banyak pendaftar yang mencabut pendaftaran kemudian melakukan pendaftaran kembali dengan melampirkan SKTM
-
"Ya itulah, ini mendadak banyak yang menjadi orang miskin. Itu penyakit yang tidak bagus," ujar Muhadjir.
-
Erna, orang tua calon peserta didik tingkat SMPN di Kota Bekasi gagal memasukkan anaknya ke sekolah negeri pada tahap pertama PPDB Online.
-
Dhea mengaku namanya tak keluar dalam pengumuman hasil akhir seleksi di website PPDB online.
-
Ratusan orangtua siswa miskin yang ditolak di SMP Negeri di Kota Depok, akan menggelar aksi unjuk rasa ke Pemkot Depok, Rabu (11/7/2018) pagi.
-
Pelaksanaan Pendaftaran Penerimaan Didik Baru tingkat SMPN di Tangerang mendapat sorotan khusus dari sejumlah pengamat pelayanan publik.
-
"Ya memang tidak terlalu ramai karena memang ini kan gelombang kedua, ditambah banyak yang melakukan pendaftaran mandiri."
-
Ali Fauzi menjelaskan, untuk bangku kosong ada sekitar 13 persen dari 14.934 kapasitas penerimaan siswa tingkat SMP yang tersedia.
-
"Warga miskin di Depok ini, nggak ada pilihan, rencananya kami akan aksi. Kapan aksinya sedang kami konsolidasikan. Nanti akan saya kabari."
-
Pemkot Tangerang melalui Dinas Pendidikan memberikan solusi mengenai hasil Pendaftaran Peserta Didik Baru tingkat SMP Negeri.
-
Berbagai spanduk dan atribut perlengkapan demonstrasi pun dibawa. Para ibu juga berteriak-teriak lantang meminta penjelasan mengenai PPDB ini.
-
Sebelumnya, situs www.ppdb.dikbudtangsel.com mengalami perbaikan sistem sejak Jumat (6/7/2018) pekan lalu.
-
Sebanyak 50 orangtua siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu itu (KETM) mengadu ke Dewan Kesehatan Rakyat Kota Depok.
-
"Kami sudah antisipasi menyiapkan fasilitas bagi yang kurang paham mengenai teknologi, dengan menempatkan panitia di sekolah."
-
LAMAN resmi pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online Tangerang Selatan saat ini tengah mengalami perbaikan.
-
"Ketika jumlah sekolah negeri di tiap kecamatan dan kelurahan tidak berimbang, sistem zonasi dalam PPDB menimbulkan cukup banyak masalah."
-
"Abis itu saya isi lagi bisa, saya cetak juga bisa. Tapi nggak muncul di pengumumannya di web."
-
Pendaftar PPDB online tingkat SMP Tangerang Selatan yang menemui kendala saat mendaftar diharapkan segera menuju ke posko yang sudah disiapkan.
-
Masyarakat Kota Bekasi yang mengalami gangguan PPDB online bisa disampaikan melalui aplikasi bernama POT dan SOROT.
-
Kadisdik Tangerang Selatan, Taryono, menjelaskan alasan sulitnya mendaftar PPDB online tingkat SMP.
-
Ribuan orang sudah melakukan pendaftaran dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMP Negeri di Kota Tangerang.
-
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Abduh Surahman menyatakan, pihaknya siap menghadapi PPDB tahun ini.
-
Pendaftaran PPDB jalur umum berlangsung serentak di sekolah-sekolah yang ada di Jakarta mulai Senin (2/7/2018) sampai Rabu (4/7/2018).
-
"Pengumumannya tanggal 6 Juli untuk gelombang pertama, dan 12 Juli gelombang kedua," ucapnya.
-
Hari ini, Senin (2/7/2018) sampai Rabu (4/7/2018), dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur umum.
-
Sekitar 500 warga provinsi Banten geruduk gedung Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Serang, Senin (25/6/2018)
-
Pendaftaran sekaligus verifikasi berkas yang semula dijadwalkan pada tanggal 25- 27 Juni 2018 dimundurkan sehari.
-
Marjono mengatakan peluang dibuka bagi calon peserta didik yang bertempat tinggal di Kecamatan Senen Jakarta Pusat.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved