TOPIK
Pembunuhan Angeline
-
Hotman Paris Hutapea meminta Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Kapolda Bali Irjen Ronny F Sompie mengusut tuntas kasus tewasnya Engeline.
-
Kematian Engeline Megawe masih tanda tanya, meskipun polisi sudah menetapkan satu tersangka, yakni Agustinus Tai.
-
Penyidik akan mengajukan perpanjangan masa penahanan terhadap Agus Tay dan Margriet Megawe dalam kasus tewasnya Engeline.
-
Tim identifikasi dari Polresta Denpasar membawa tas sekolah milik Engeline berwarna pink bergambar boneka kuda.
-
Kepolisian Daerah Bali menjadwalkan untuk meminta keterangan dari pemerhati anak, Seto Mulyadi.
-
Bercak darah yang ditemukan di rumah Margriet sudah bisa diidentifikasi milik seorang perempuan
-
Saksi pembunuhan Engeline (sebelumnya disebutkan Angeline) menjalani pemeriksaan di Polresta Denpasar, Rabu (24/6/2015).
-
Dua saksi kasus penelantaran anak dengan korban Engeline dan tersangka Margriet Megawe kembali dipanggil penyidik Polda Bali.
-
Maraknya kasus kekerasan terhadap anak-anak di Indonesia dalam beberapa minggu terakhir membuat semua kalangan prihatin dan miris.
-
Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Denpasar kembali menghadirkan saksi lain.
-
Satu per satu cerita kekejaman orangtua angkat Angeline, Margriet, mulai terungkap. Sedikitnya ada 11 jenis kekerasan yang dilakukan.
-
Lantaran keterangan tersangka Agustinus Tae atau Agus serta tersangka Margriet, ibu angkat Angeline kerap bertolak belakang.
-
Agak terkilir kakinya, mungkin kurang konsentrasi, kurang fokus pada jalan
-
Pengacara meragukan, Agus Tai tak mungkin meninggalkan barang bukti yang terkait dirinya di jenazah Engeline
-
Tiga saksi kasus penelantaran anak dengan korban Engeline dan tersangka Margriet menyaksikan rekonstruksi adegan pemukulan Engeline.
-
Komnas Perlindungan Anak akan membuat monumen bagi Engeline di Bali sebagai kenangan sekaligus lambang perlawanan terhadap kekerasan anak.
-
Dua anak kandung Margriet Megawe, Yvonne Caroline Megawe dan Christina Telly Megawe, belum boleh menemui ibunya yang ditahan di Mapolda Bali.
-
Kakak angkat Engeline, Yvonne Caroline Megawe dicecar sekitar 25 pertanyaan di Mapolresta Denpasar.
-
Dilarang bertemu ibunya, Margriet, kakak angkat Engeline mengaku kecewa. Dua kakak angkat Engeline, Yvonne dan Christina ternyata tidak diizinkan.
-
Kakak angkat Engeline (Angeline), Yvonne Caroline Megawe, menjalani pemeriksaan sebagai saksi pembunuhan Engeline.
-
Sejumlah ruangan pun kembali diperiksa oleh Tim Inafis Mabes Polri.
-
Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengaku tak gentar menghadapi siapa pun pengacara yang mendampingi Margriet
-
Tersangka pembunuh Engeline yakni Agustinus Tai mengeluarkan pernyataan berbeda yaitu bahwa pembunuh Engeline adalah perempuan berinisial M.
-
Tiga saksi kasus penelantaran anak memberatkan tersangka Margriet, ibu angkat Engeline (8). Kenapa?
-
Pengacara Hotma Sitompoel membantah pemberitaan yang menyatakan bahwa jika Engeline meninggal, hak warisnya jatuh ke tangan Margriet.
-
P2TP2A Denpasar membawa tiga saksi baru untuk dihadirkan dalam kasus penelantaran anak dengan tersangka Margriet Megawe dan korbannya, Engeline.
-
Kompolnas telah meminta klarifikasi mengenai informasi adanya dugaan polisi yang menerima suap terkait kasus pembunuhan Engeline.
-
Seorang saksi mengatakan bahwa Margriet tahu soal pembunuhan Engeline oleh Agus.
-
Menurut kakak Margriet, Hans Megawe, Angeline sangat disayang keluarga. Keluarga membantah Margriet ada di belakang kematian Angeline.
-
Dua kakak angkat Angeline, Yvonne Caroline Megawe dan Christina Telly Megawe, akan diperiksa sebagai saksi