TOPIK
Jakob Oetama Meninggal Dunia
-
Para karyawan berambut putih alias yang sudah pensiun melambai-lambaikan tangan ke arah mobil jenazah Jakob Oetama
-
Jenazah pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama siap dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.
-
Seorang bayi laki-laki di Sumatera Utara diberi nama Jakob Oetama. Kelahiran bayi laki-laki ini bertepatan dengan berpulangnya Tokoh Pers Indonesia,
-
Para karyawan Kompas Gramedia sampai Kamis (10/9/2020) pagi masih antri untuk memberi penghormatan terakhir pada Bapak Jakob Oetama.
-
Raja mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Jakob Oetama. Menurutnya Indonesia kehilangan sosok inovatif dalam industri media.
-
M Nuh mengaku kerap bertemu dengan Jakob untuk berdiskusi soal Indonesia. Baik soal kebudayaan, perkembangan media, pendidikan dan generasi muda.
-
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku sudah mengagumi Jakob sejak masa kuliah di Universitas Gajah Mada Yogyakarta.
-
Bapak Jakob Oetama Meninggal Dunia, Sandiaga Uno Kenang Keteladanan Beliau. Pejuang pers hingga Enterpreneur Sukses
-
Sejumlah pegawai Kompas Gramedia hormat ketika jenazah mendiang pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama tiba di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan.
-
Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S Depari mengenang mendiang Jakob Oetama sebagai sosok jalan tengah dengan pemikiran-pemikirannya.
-
Gubernur Banten mengisahkan kunjungannya ke redaksi Harian Kompas yang diterima dengan hangat dan baik.
-
Menurut Pradi, Indonesia telah kehilangan tokoh pers dunia. Tak hanya itu, Indonesia telah kehilangan pahlawan literasi.
-
Juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengatakan, Republik Indonesia dan insan pers Indonesia sangat berduka atas wafatnya tokoh media nasional, Jak
-
Sejumlah tokoh nasional mengirimkan karangan bunga sebagai ucapan bela sungkawa atas meninggalnya Jakob Oetama, Rabu (9/9/2020) dalam usia 88 tahun.
-
Giring menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Jakob Oetama yang sudah memberikan banyak inspirasi kepada khalayak termasuk dirinya.
-
Pemakaman mendiang Jakob Oetama di TMP Kalibata mulai pukul 13.00 WIB dengan dipimpin Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla.
-
Mesin cetak tua itu menjadi saksi sejarah grup Kompas Gramedia berdiri. Di dekat mesin cetak itu terdapat prasasti yang ditanda tangani Jakob Oetama.
-
Dalam prasasti itu tertulis "Mesin Susun Huruf Timah Cikal Bakal Percetakan GRAMEDIA dibeli harian KOMPAS tahun 1966".
-
Jokowi menyebut bahwa Jakob Oetama adalah tokoh pers dan merupakan jurnalis sejati serta punya daya kritis tinggi.
-
“Kami selaku pribadi maupun sebagai Sesmenpora menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Jakob Oetama. pendiri Surat Kabar Kompas."
-
Jakob Oetama Disemayamkan di Gedung Kompas Gramedia, Protokol Kesehatan Jadi yang Utama. Pihak Kompas mempersilahkan karyawan dan masyarakat melayat
-
Menurut keterangan Direktur Komunikasi Korporat Kompas Gramedia, Rusdi Amral, Almarhum tidak ingin meninggalkan identitasnya sebagai wartawan.
-
Rencananya pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama akan disemayamkan sementara di Gedung Kompas Gramedia Palmerah Selatan
-
Bapak Jakob Oetama Wafat, Saraswati : Selamat Jalan Bapak Jurnalisme Damai, Bapak Jacob Oetama, sosok yang selalu menekankan indahnya keberagaman
-
Jenazah almarhum saat ini sedang dibersihkan dan dimandikan sebelum dibawa ke rumah duka.
-
Wagub DKI: Bapak Jakob Oetama Berkontribusi terhadap Demokrasi Pers dan Intelektual. Menurutnya, banyak keteladanan yang diwariskan Bapak Jakob Oetama
-
Rahmat menyatakan bahwa Jakob merupakan sosok yang berdedikasi tinggi dalam sejarah perkembangan pers di Indonesia.
-
Olga Lydia merasa Jakob Oetama telah membuka wawasannya lewat buku-buku yang diterbitkan Kompas Gramedia.
-
Bagaimana perjalanan karir Jakob Oetama sehingga bisa menjadi wartawan dan mendirikan Surat Kabar Kompas?
-
Kunci keberhasilan adalah rasa syukur, totalitas dalam bekerja, serta kebersamaan dan saling peduli. kita bersama, kita maju," ujar Jakob Oetama