Selebrasi Lokal 2026
Sambut Piala Dunia 2026, Giorgino Abraham Masih Ingat Pahitnya Belanda Kalah di Final 2010
Giorgino Abraham mengaku masih sedih mengingat kekalahan Belanda dari Spanyol di final Piala Dunia 2010.
Penulis: Bayu Indra Permana | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Aktor Giorgino Abraham mengaku masih teringat momen menyakitkan saat Timnas Belanda kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2010.
- Sebagai pendukung Oranje, ia menilai kesempatan Belanda mencapai final sangat langka dibanding negara-negara besar lain.
- Menjelang Piala Dunia 2026, Giorgino berharap Belanda mampu memberikan kejutan dan meraih hasil lebih baik, meski mengaku tidak terlalu optimistis.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Demam Piala Dunia selalu menghadirkan kenangan tersendiri bagi Giorgino Abraham.
Salah satu momen yang paling membekas baginya adalah ketika menyaksikan Timnas Belanda gagal menjadi juara dunia setelah kalah dari Spanyol di partai final.
Piala Dunia 2026 kini kembali digelar dengan format 48 tim dan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.
Belanda kembali hadir sebagai salah satu peserta setelah berhasil lolos dari zona Eropa. Namun bagi Giorgino, ingatan tentang final 2010 masih sulit dilupakan.
Saat ditanya mengenai kenangan menonton bareng Piala Dunia, aktor berusia 31 tahun itu langsung teringat malam pahit ketika Oranje harus mengakui keunggulan Spanyol.
"Ada. Itu Piala Dunia 2010. Eh aku lupa 2010 atau berapa, Belanda sama Spanyol di final," ujar Giorgino Abraham di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).
"Wah itu aku sedih banget sih Belanda kalah sama Spanyol di final Piala Dunia itu," terusnya.
Baca juga: Produk Batik Bendo Jaya Berpotensi Raih Perlindungan Indikasi Geografis Khas Jakarta
Kekalahan tersebut terasa sangat menyakitkan baginya karena Belanda diketahui tidak sesering negara-negara besar lain mencapai partai puncak Piala Dunia.
"Karena susah ya untuk sampai ke final itu untuk Belanda gitu. Kalau mungkin Brasil sering, Argentina, Jerman sering, Prancis sering," tuturnya.
"Belanda itu selalu hampir terus tapi nggak pernah," kata Giorgino
Ucapan Giorgino bukan tanpa alasan. Belanda memang memiliki sejarah panjang sebagai salah satu kekuatan sepak bola dunia, tetapi hingga kini belum pernah mengangkat trofi Piala Dunia. Prestasi terbaik mereka adalah menjadi runner-up pada 1974, 1978, dan 2010.
Kecintaannya kepada Oranje juga tercermin dari koleksi jersey yang masih disimpannya hingga sekarang.
Meski bukan kolektor fanatik yang rela merogoh kocek dalam-dalam, Giorgino mengaku pernah mendapat hadiah jersey klasik Belanda dari keluarganya yang tinggal di Rotterdam.
"Oh nggak sih. Saya nggak suka yang mahal-mahal. Jadi saya maunya yang murah. Tapi dikasih yang mahal pernah sama keluarga," ucap Giorgino.
"Kebetulan saya ada keluarga di Rotterdam jadi dikasih baju klasiknya Belanda," ujarnya.
Kini, menjelang Piala Dunia 2026, Giorgino kembali berharap Belanda mampu memberikan kejutan.
Meski mengaku pesimistis, dukungannya kepada tim berwarna oranye itu tetap tidak berubah, sama seperti saat dirinya menyaksikan final Piala Dunia belasan tahun lalu.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Demam Piala Dunia 2026, Penjualan Jersey di Tanah Abang Melonjak 50 Persen, Tim Ini Paling Diburu |
|
|---|
| Jelang Piala Dunia 2026, Penjualan Jersey di Tanah Abang Meroket,Belanda dan Argentina Paling Diburu |
|
|---|
| Jawaban Berkelas John Herdman soal Jagoan Piala Dunia 2026, Profesionalitas Sejati dan Bikin Haru |
|
|---|
| Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton di Semua Perangkat Lewat Aplikasi Folaplay, Segini Harga Langganannya |
|
|---|
| Lay’s Hadirkan Pengalaman Nobar Piala Dunia 2026 dengan Kartu Panini Eksklusif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/giorgino-abraham-at.jpg)