Jumat, 5 Juni 2026

Warta Otomotif

Hadir di IIMS 2026, DRMA Optimistis Garap Pasar EV Nasional Lewat Ekosistem Terintegrasi

Menurut Darmawan, struktur ekosistem ini memungkinkan DRMA untuk memperluas cakupan bisnis

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Direktur PT Dharma Polimetal Tbk, Darmawan Widjaja di ajang di IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat 
Ringkasan Berita:
  • DRMA menegaskan strategi pertumbuhan jangka panjang di sektor kendaraan listrik lewat partisipasi di IIMS 2026.
  • Mengusung tema Powering Green Mobility, DRMA fokus menangkap peluang elektrifikasi dan transisi energi.
  • DRMA memperkuat ekosistem EV terintegrasi melalui Dharma Connect dengan lima segmen utama.
  • Inovasi ini mendukung mobilitas hijau, membuka sumber pertumbuhan baru, dan meningkatkan daya saing jangka panjang.

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTAPT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kendaraan listrik nasional melalui partisipasinya pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat

Kehadiran DRMA mengusung tema Powering Green Mobility sebagai wujud fokus Perseroan dalam menangkap peluang pertumbuhan dari akselerasi elektrifikasi kendaraan dan transisi energi berkelanjutan.

Direktur PT Dharma Polimetal Tbk, Darmawan Widjaja, mengatakan partisipasi DRMA di IIMS 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem kendaraan listrik yang terus berkembang.

“Elektrifikasi kendaraan dan transisi energi adalah arah utama transformasi industri otomotif. DRMA berkomitmen mengambil peran aktif dengan membangun ekosistem yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Darmawan melalui keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026)

Baca juga: Sejumlah Mobil Baru Siap Meluncur di IIMS 2026

Pada ajang ini, DRMA menampilkan penguatan ekosistem kendaraan listrik melalui pengembangan unit bisnis Dharma Connect (DC). Ekosistem tersebut mencakup lima segmen utama, yakni DC Battery, DC Power, DC Motor, DC Solar, dan DC Cross yang mendukung konversi kendaraan listrik roda dua dan roda empat.

Menurut Darmawan, struktur ekosistem ini memungkinkan DRMA untuk memperluas cakupan bisnis sekaligus meningkatkan nilai tambah di sepanjang rantai pasok kendaraan listrik.

“Melalui Dharma Connect, kami tidak hanya memproduksi komponen, tetapi juga menghadirkan solusi mobilitas hijau yang terintegrasi,” katanya.

Ia menambahkan, strategi tersebut menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang DRMA seiring meningkatnya kebutuhan pasar terhadap kendaraan listrik dan energi terbarukan.

Perseroan optimistis penguatan ekosistem EV nasional dapat membuka sumber pertumbuhan baru dan meningkatkan daya saing DRMA di tengah dinamika industri otomotif global.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved