Warta Otomotif
Hadir di IIMS 2026, DRMA Optimistis Garap Pasar EV Nasional Lewat Ekosistem Terintegrasi
Menurut Darmawan, struktur ekosistem ini memungkinkan DRMA untuk memperluas cakupan bisnis
Ringkasan Berita:
- DRMA menegaskan strategi pertumbuhan jangka panjang di sektor kendaraan listrik lewat partisipasi di IIMS 2026.
- Mengusung tema Powering Green Mobility, DRMA fokus menangkap peluang elektrifikasi dan transisi energi.
- DRMA memperkuat ekosistem EV terintegrasi melalui Dharma Connect dengan lima segmen utama.
- Inovasi ini mendukung mobilitas hijau, membuka sumber pertumbuhan baru, dan meningkatkan daya saing jangka panjang.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kendaraan listrik nasional melalui partisipasinya pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat
Kehadiran DRMA mengusung tema Powering Green Mobility sebagai wujud fokus Perseroan dalam menangkap peluang pertumbuhan dari akselerasi elektrifikasi kendaraan dan transisi energi berkelanjutan.
Direktur PT Dharma Polimetal Tbk, Darmawan Widjaja, mengatakan partisipasi DRMA di IIMS 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem kendaraan listrik yang terus berkembang.
“Elektrifikasi kendaraan dan transisi energi adalah arah utama transformasi industri otomotif. DRMA berkomitmen mengambil peran aktif dengan membangun ekosistem yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Darmawan melalui keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026)
Baca juga: Sejumlah Mobil Baru Siap Meluncur di IIMS 2026
Pada ajang ini, DRMA menampilkan penguatan ekosistem kendaraan listrik melalui pengembangan unit bisnis Dharma Connect (DC). Ekosistem tersebut mencakup lima segmen utama, yakni DC Battery, DC Power, DC Motor, DC Solar, dan DC Cross yang mendukung konversi kendaraan listrik roda dua dan roda empat.
Menurut Darmawan, struktur ekosistem ini memungkinkan DRMA untuk memperluas cakupan bisnis sekaligus meningkatkan nilai tambah di sepanjang rantai pasok kendaraan listrik.
“Melalui Dharma Connect, kami tidak hanya memproduksi komponen, tetapi juga menghadirkan solusi mobilitas hijau yang terintegrasi,” katanya.
Ia menambahkan, strategi tersebut menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang DRMA seiring meningkatnya kebutuhan pasar terhadap kendaraan listrik dan energi terbarukan.
Perseroan optimistis penguatan ekosistem EV nasional dapat membuka sumber pertumbuhan baru dan meningkatkan daya saing DRMA di tengah dinamika industri otomotif global.
| Kendaraan Bekas Konvensional Masih Mendominasi di Lelang JBA pada Q1 2026 |
|
|---|
| Adopsi EV Melaju, Pemerintah Bidik Jutaan Unit demi Ekonomi dan Lingkungan |
|
|---|
| Tiga EV Andalan JAC Motors Ramaikan GIICOMVEC 2026 di JIExpo Kemayoran |
|
|---|
| Momentum Lebaran Dongkrak Penjualan Mobil Bekas, Balai Lelang JBA Jamin Keabsahan Dokumen |
|
|---|
| Didukung JBA, ASCL Targetkan Pertumbuhan Bisnis di Tengah Dinamika Industri Mobil Bekas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Darmawan-Widjaja-di-ajang-di-IIMS-2026.jpg)