Kamis, 23 April 2026

Berita Nasional

19 Mahasiswa Dapat Bantuan Riset Dana Darma Pancasila Batch 3 Tahun 2026 

19 Mahasiswa Dapat Bantuan Riset Dana Darma Pancasila Batch 3 Tahun 2026 

Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
BANTUAN RISET - 19 mahasiswa terpilih sebagai penerima Bantuan Riset Dana Darma Pancasila Batch 3 Tahun 2026. Para mahasiswa itu diharapkan mampu mendorong transformasi Pancasila dari sekadar wacana normatif menjadi ilmu pengetahuan dan praktik nyata dalam kehidupan berbangsa. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak 19 mahasiswa terpilih sebagai penerima Bantuan Riset Dana Darma Pancasila Batch 3 Tahun 2026. 

Para mahasiswa itu diharapkan mampu mendorong transformasi Pancasila dari sekadar wacana normatif menjadi ilmu pengetahuan dan praktik nyata dalam kehidupan berbangsa.

Ketua Aliansi Kebangsaan, Pontjo Sutowo, menyampaikan apresiasi kepada para penerima saat pembekalan bertajuk Tiga Ranah Pancasila di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca juga: Pontjo Sutowo Ungkap Kini Kekuatan Sebuah Negara Ditentukan oleh Kapasitas Iptek

Menurut Pontjo, bantuan riset ini bukan sekadar dukungan finansial, melainkan investasi intelektual bagi masa depan bangsa.

“Kami berharap lahir kajian-kajian ilmiah yang memperdalam pemahaman Pancasila sebagai dasar negara sekaligus falsafah hidup bangsa. Pancasila harus menjadi ideologi kerja, bukan hanya slogan,” ujar Pontjo.

Pontjo menyatakan bahwa karakter kebangsaan Indonesia sejatinya terbuka, inklusif, dan kosmopolitan. Dengan modal tersebut, Indonesia tidak perlu canggung menghadapi globalisasi.

“Kebangsaan kita tidak tertutup. Kita sejak awal siap berinteraksi dan bekerja sama dengan dunia internasional,” katanya.

Baca juga: Pontjo Menilai Politik Bebas Aktif Bukan Slogan, Tapi Refleksi dari Perjuangan Pembebasan Bangsa

Pontjo menjelaskan, persepsi terhadap generasi milenial dan Gen Z yang memberikan stigma negatif terhadap generasi muda tidak sepenuhnya tepat. Justru, kata dia, tantangan terletak pada metode pembelajaran yang belum adaptif.

“Masalahnya bukan pada generasinya, tetapi pada cara kita mendidik. Pembelajaran Pancasila masih terlalu konvensional. Padahal mereka bisa mengekspresikan nilai kebangsaan lewat film, animasi, dan karya digital,” ujar Pontjo. 

Baca juga: Pramono Anung: Anak Betawi Kudu Jadi Tuan di Negeri Sendiri, Kami Siapkan 100 Beasiswa Luar Negeri

Sementara itu, Direktur Yayasan Dana Darma Pancasila, Yudi Latif, menjelaskan bahwa 19 penerima terdiri dari 6 mahasiswa magister (S2) dan 13 mahasiswa doktor (S3). Mahasiswa S2 menerima bantuan Rp10 juta, sedangkan S3 memperoleh Rp17,5 juta.

Dari 55 pendaftar, hanya 19 yang lolos seleksi berbasis kualitas proposal.

“Mereka terpilih karena prestasi gagasannya, bukan faktor lain. Integritas akademik adalah fondasi program ini,” tutur Yudi.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved