Minggu, 19 April 2026

Berita Nasional

Iran Klaim Berhasil Hantam Markas Komandan dan Perwira AS di UEA

Iran menyasar markas tempat komandan dan perwira Amerika Serikat (AS) bersembunyi di Uni Emirat Arab (UEA).

Editor: Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM - Iran menyasar markas tempat komandan dan perwira Amerika Serikat (AS) bersembunyi di Uni Emirat Arab (UEA).

Pasukan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim berhasil menyerang markas tempat 200 komandan perwira AS dalam gelombang ke-87 Operasi Janji Sejati 4 pada Senin (30/3/2206).

Serangan ini sebagai penghormatan kepada Laksamana Muda Alireza Tangsiri, komandan Angkatan Laut IRGC yang gugur saat memperkuat pertahanan pantai Iran

Operasi itu menghancurkan pusat komando dan kendali AS di dekat Pangkalan Udara Al Minhad di UEA.

Lokasi itu diduga menjadi tempat lebih dari 200 komandan dan perwira Amerika berada, serta tempat persembunyian komandan Armada Kelima AS di Bahrain.

IRGC juga telah memperluas targetnya hingga mencakup infrastruktur ekonomi yang terkait dengan rantai pasokan militer AS. 

Selain itu Angkatan Laut IRGC juga telah melakukan empat operasi terhadap target musuh Amerika dan Israel pada dini hari Selasa.

Serangan ini sebagai bagian dari gelombang ke-88 Operasi Janji Sejati 4.

Departemen Hubungan Masyarakat IRGC mengumumkan bahwa pasukan angkatan laut melancarkan serangan "besar-besaran" terhadap posisi musuh. 

Menurut pernyataan tersebut, sebuah kapal kontainer milik rezim Israel, bernama Express Halfong, dihantam oleh rudal balistik di perairan tengah Teluk Persia. 

Dalam operasi gabungan kedua, lanjutnya, tempat persembunyian Marinir AS di sepanjang pantai Uni Emirat Arab.

Baca juga: AS-Israel Hancurkan Gedung Farmasi untuk Obat Anti-kanker Iran

Disebutkan lokasi tersebut tempat mereka berlindung di luar pangkalan militer karena takut akan rudal penghancur Iran, menjadi sasaran tepat dan dihancurkan oleh drone peledak.

Namun demikian hingga berita ini dibuat belum ada laporan dari pihak AS untuk korban militer dari pihak mereka.

Sejauh ini dalam laporan terakhir 9 Maret 2026 lalu, AS hanya mengaku telah kehilangan 7 prajuritnya dalam perang Iran.

Seorang pria Kentucky yang bergabung dengan Angkatan Darat tak lama setelah lulus SMA adalah anggota militer AS ketujuh yang tewas dalam pertempuran selama perang Iran.

Korban tewas terakhir yang dilaporkan oleh pihak AS adalah Sersan Angkatan Darat Benjamin N. Pennington, 26 tahun, dari Glendale, Kentucky.

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved